Trump Klaim Kuasai Mayoritas di Dewan The Fed, Suku Bunga Segera Turun?
Poin Penting
|
WASHINGTON, investortrust.id - Presiden Donald Trump menegaskan bahwa dirinya akan segera memiliki kendali mayoritas di dewan Federal Reserve (The Fed), menyusul penunjukan Stephen Miran untuk menggantikan Adriana Kugler yang mundur secara mengejutkan pada Agustus lalu.
Baca Juga
Trump Pilih Penasihat Ekonomi Stephen Miran sebagai Pengganti Kugler di The Fed
“Kami baru saja menempatkan seorang pria yang sangat baik di satu posisi, dan mungkin kami akan memindahkannya ke posisi lain yang lebih panjang. Kami akan segera memiliki mayoritas, dan itu akan luar biasa. Begitu kami memiliki mayoritas, sektor perumahan akan berbalik arah dan itu akan sangat bagus,” urai Trump dalam pernyataannya, dikutip dari Reuters, Rabu (27/8/2025).
Sejumlah pengamat pasar memperkirakan Miran bisa saja dinominasikan menggantikan Jerome Powell sebagai Ketua The Fed. Powell selama ini menolak tekanan Trump untuk menurunkan suku bunga, sebuah langkah yang menurut Trump bisa mendorong ekonomi AS lebih cepat pulih.
Saat ini, tiga gubernur The Fed merupakan penunjukan era Presiden Joe Biden yang masa jabatannya masih berlangsung melewati periode kepemimpinan Trump. Sementara dua anggota lain — Christopher Waller dan Michelle Bowman — berasal dari nominasi Trump. Powell sendiri awalnya ditunjuk Trump pada 2017, namun kemudian diangkat kembali oleh Biden empat tahun kemudian.
Baca Juga
Trump juga berusaha mencopot Gubernur Fed Lisa Cook, dengan alasan pernyataan palsu yang dilakukan Cook dalam formulir hipotek. Namun, Lisa Cook menolak untuk mundur, dan bersiap menggugat Trump.
Di sisi lain, The Fed merespons dinamika politik ini dengan pernyataan resmi. Lembaga tersebut menegaskan akan tetap berpegang pada mandat hukum, bahwa para gubernur memiliki masa jabatan panjang dan hanya bisa diberhentikan presiden dengan alasan yang sah.
“The Fed akan terus menjalankan tugasnya sebagaimana diatur undang-undang. Gubernur Cook juga melalui kuasa hukumnya menyatakan akan menantang pemberhentian ini di pengadilan, dan kami akan mematuhi putusan hukum apa pun,” demikian pernyataan resmi The Fed.

