Pasar Eropa Cetak ‘Gain’ di Pekan yang Bergejolak akibat Sentimen DeepSeek
LONDON, investortrusst.id - Pasar saham Eropa menguat pada hari Jumat (31/01/2025) dan mencetak ‘gain’ di pekan yang bergejolak akibat sentiment AI Deepseek asal China.
Serangkaian laporan pendapatan, data ekonomi, dan keputusan kebijakan moneter mendorong indeks acuan Stoxx 600 ditutup pada rekor tertinggi di sesi sebelumnya.
Baca Juga
Pasar Eropa Melesat Setelah Pemangkasan Bunga ECB, Stoxx 600 Cetak Rekor Baru
Dikutip dari CNBC, indeks regional Eropa Stoxx 600 menguat 0,13% pada akhir pekan. Sedangkan FTSE 100 Inggris melaju 0,31%, DAX Jerman naik 0,02%, dan CAC 40 Prancis terangkat 0,11%.
Meskipun mengalami volatilitas di awal tahun, Stoxx 600 diperkirakan menutup Januari dengan kenaikan bulanan lebih dari 6%, melampaui S&P 500 di AS yang hanya naik sedikit di atas 3%.
Smiths Group menjadi saham dengan kinerja terbaik, melonjak lebih dari 11%, setelah perusahaan teknik asal Inggris itu mengumumkan rencana untuk memisahkan atau menjual beberapa unit bisnisnya guna “berfokus pada teknologi industri berkinerja tinggi.”
Bank Sentral Eropa (ECB) mengonfirmasi ekspektasi pemangkasan suku bunga sebesar seperempat poin pada hari Kamis, menurunkan suku bunga utamanya menjadi 2,75%. Peringatan Presiden ECB, Christine Lagarde, tentang lemahnya ekonomi zona euro, ditambah dengan data pertumbuhan pada Kamis yang menunjukkan stagnasi di kuartal keempat 2024, memperkuat ekspektasi pasar bahwa ECB akan memangkas suku bunga tiga kali lagi hingga mencapai 2% pada akhir tahun.
Baca Juga
ECB Pangkas Bunga 25 Bps, Pemotongan Lebih Lanjut Masih Terbuka
Hal ini terjadi meskipun terdapat risiko pelemahan euro terhadap dolar AS akibat perbedaan kebijakan suku bunga. The Federal Reserve pada hari Rabu mempertahankan suku bunga dan menyoroti risiko inflasi, membuat para pedagang mempertanyakan apakah The Fed akan benar-benar melakukan dua kali pemangkasan suku bunga tahun ini seperti yang sebelumnya diproyeksikan oleh para pembuat kebijakan.
Laporan pendapatan global juga menjadi sorotan minggu ini, menunjukkan tren seperti ketahanan sektor barang mewah, melemahnya laba perusahaan minyak besar, dan meningkatnya permintaan chip. Di Wall Street, perhatian tertuju pada penurunan pendapatan otomotif Tesla, margin kotor Apple yang mencetak rekor, dan panduan pendapatan Microsoft yang lebih lemah dari perkiraan.
Pada hari Jumat, hasil laporan dari perusahaan farmasi Swiss, Novartis, menunjukkan penjualan kuartal keempat yang lebih baik dari perkiraan. Saham Novartis yang terdaftar di Eropa ditutup naik 1,9%.
Investor terus memantau pernyataan terkait perusahaan kecerdasan buatan China, DeepSeek — yang mengguncang pasar pada hari Senin dengan kemungkinan model AI yang jauh lebih murah — serta ancaman tarif dari Presiden AS Donald Trump.
Trump telah mengonfirmasi bahwa ia akan menerapkan tarif 25% terhadap impor dari Meksiko dan Kanada mulai Februari, tetapi mengatakan pemerintahannya masih mempertimbangkan apakah impor minyak akan termasuk dalam kebijakan tersebut.
Pasar Asia-Pasifik sebagian besar menguat pada hari Jumat, sementara kontrak berjangka saham AS juga naik di awal perdagangan.

