Pasar Eropa Berbalik Arah, Saham Biofarmasi Sartorius Melesat 11,5%
LONDON, investortrust.id - Saham-saham Eropa ditutup lebih tinggi pada Selasa (28/01/2025), setelah aksi jual global yang dipicu oleh kekhawatiran atas kemungkinan terobosan kecerdasan buatan (AI) di China. Kemunculan AI DeepSeek dapat menjadi tantangan besar bagi perusahaan AI Barat.
Baca Juga
Kekhawatiran AI Tekan Pasar Eropa, Siemens Energy Anjlok 20%
Dikutip dari CNBC, indeks pan-Eropa Stoxx 600 naik 0,5%, dengan sektor real estate dan utilitas memimpin kenaikan, masing-masing naik 1,1%. Sektor barang konsumsi pokok juga meningkat sekitar 0,9%.
Perusahaan biofarmasi Sartorius mencatat kinerja terbaik di indeks tersebut, dengan kenaikan 11,5% setelah perusahaan dalam laporan awal setahun penuh menyatakan telah mencapai target profitabilitas dan memiliki prospek "hati-hati positif" untuk tahun 2025.
Kepanikan Pasar
Pasar regional sebelumnya diperdagangkan di zona negatif pada Senin karena investor bereaksi terhadap kemungkinan terobosan AI dari China. Keberhasilan startup kecerdasan buatan asal China, DeepSeek, memicu kekhawatiran atas dominasi global raksasa AI asal Amerika Serikat.
Baca Juga
Kemudian di Wall Street pada Senin, indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite anjlok akibat kekhawatiran bahwa gelembung saham kecerdasan buatan akan meletus karena kemunculan DeepSeek, yang diduga telah menciptakan model AI kompetitif dengan biaya jauh lebih rendah dibandingkan model buatan Silicon Valley.
Saham Nvidia kehilangan hampir $600 miliar kapitalisasi pasar pada Senin, menjadi penurunan terbesar dalam satu hari untuk perusahaan mana pun dalam sejarah Amerika Serikat.
Baca Juga
'Market Cap' Nvidia Tergerus US$ 600 Miliar Gara-Gara Sentimen DeepSeek
Saham Hong Kong naik pada Selasa, sementara beberapa pasar Asia-Pasifik di Taiwan, Korea Selatan, dan China ditutup untuk libur Tahun Baru Imlek.

