Yield USTreasury 10 Tahun Melonjak ke Level Tertinggi Sejak Akhir 2023
NEW YORK, investortrust.id - Imbal hasil Treasury AS melonjak ke level tertinggi sejak November 2023 setelah data ketenagakerjaan terbaru menunjukkan hasil yang lebih kuat dari perkiraan para ekonom.
Baca Juga
Fed Soroti Risiko Inflasi, Yield USTreasury 10-Tahun Sempat Tembus 4,7%
Dikutip dari CNBC, imbal hasil Treasury 10 tahun naik hampir enam basis poin menjadi 4,745%. Sementara itu, Treasury 2 tahun melompat lebih dari 10 basis poin menjadi 4,369%.
Pembacaan payroll nonpertanian untuk Desember 2024 menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja yang jauh lebih kuat dari perkiraan. Payroll nonpertanian melonjak sebanyak 256.000 pada bulan tersebut, naik dari 212.000 pada November, menurut laporan Biro Statistik Tenaga Kerja pada Jumat. Sementara itu, para ekonom telah memperkirakan pertumbuhan lapangan kerja akan meningkat sebanyak 155.000 pada Desember, berdasarkan survei Dow Jones.
Baca Juga
Pekerjaan di AS Bertambah 256.000 pada Desember 2024, Tingkat Pengangguran Turun
Tingkat pengangguran sedikit turun menjadi 4,1%, satu per sepuluh poin di bawah ekspektasi.
Data pasar tenaga kerja yang kuat ini membuat kemungkinan Federal Reserve menurunkan suku bunga pada pertemuan kebijakan akhir bulan ini menjadi lebih kecil. Data perdagangan berjangka suku bunga Fed saat ini menunjukkan probabilitas kurang dari 3% untuk pemotongan suku bunga pada pertemuan berikutnya.
Baca Juga
Risalah FOMC: Pejabat The Fed Khawatir Dampak Inflasi dari Kebijakan Trump
Risalah rapat Fed dari Desember, yang dirilis pada Rabu, menunjukkan bahwa para pejabat khawatir tentang inflasi dan dampak kebijakan Presiden-terpilih Donald Trump, serta mengindikasikan bahwa mereka akan bergerak lebih lambat dalam menurunkan suku bunga pada tahun 2025.

