Inflasi AS Desember Diperkirakan Turun Tajam
NEW YORK, Investortrust.id - Kekhawatiran konsumen terhadap inflasi menurun pada bulan Desember di tengah menurunnya harga energi dan dampak kenaikan suku bunga.
Baca Juga
Tingkat Pengangguran AS November Turun, Nonfarm Payrolls di Atas Perkiraan
Dalam survei sentimen konsumen terbaru Universitas Michigan yang dirilis pada hari Jumat, seperti dikutip CNBC, perkiraan tingkat inflasi satu tahun 3,1%, turun tajam dari 4,5% pada bulan November dan terendah sejak Maret 2021. Prospek lima tahun juga bergerak lebih rendah, turun menjadi 2,8% dari 3,2% pada bulan sebelumnya.
Pejabat Federal Reserve menganggap ekspektasi konsumen sebagai kunci pergerakan inflasi, sehingga perubahan sentimen dapat lebih meyakinkan para pengambil kebijakan untuk mempertahankan suku bunga dan mungkin mulai menurunkan suku bunga pada tahun 2024. Survei Universitas Michigan adalah salah satu alat ukur yang paling diawasi dengan ketat.
Sentimen inflasi pada gilirannya terkait erat dengan arah biaya energi dan harga bahan bakar pada khususnya. Harga satu galon gas tanpa timbal telah turun 22 sen menjadi $3,18 selama sebulan terakhir, menurut AAA.
Kombinasi dari prospek inflasi yang baik dan laporan pekerjaan bulan November yang solid membantu mendorong saham-saham lebih tinggi di awal perdagangan. Imbal hasil Treasury juga melonjak, meskipun turun dari sesi tertingginya.
Yang pasti, ekspektasi inflasi bersifat fluktuatif. Prospek satu tahun berada di 3,2% pada bulan September sebelum melonjak lebih tinggi pada bulan Oktober dan November.
The Fed telah berupaya untuk mengurangi inflasi melalui 11 kenaikan suku bunga yang dimulai pada bulan Maret 2022. Kenaikan tersebut telah membawa suku bunga pinjaman acuan bank sentral naik 5,25 poin persentase ke level tertinggi dalam lebih dari 22 tahun. Para bankir bank sentral percaya bahwa kenaikan suku bunga mempunyai dampak yang lambat dan ragu-ragu untuk menyatakan kemenangan karena pengetatan kebijakan berdampak pada perekonomian.
Optimisme konsumen juga melonjak lebih tinggi di bulan Desember. Indeks sentimen konsumen Universitas Michigan naik lebih dari 8 poin menjadi 69,4, merupakan level terbaik sejak Juli. Indeks kondisi saat ini mencatat angka 74, naik hampir 6 poin, sedangkan indeks ekspektasi melonjak hampir 10 poin menjadi 66,4.
Laporan Departemen Tenaga Kerja pada hari sebelumnya menunjukkan bahwa nonfarm payrolls meningkat sebesar 199.000 pada bulan November, lebih baik dari perkiraan sebesar 190.000. Tingkat pengangguran turun menjadi 3,7%.
Baca Juga

