Bitcoin Tembus US$ 50.000, Tertinggi dalam Dua Tahun Terakhir
JAKARTA, investortrust.id - Harga Bitcoin (BTC) mencapai level US$ 50.000 pada hari Senin (12/2/2024). Harga ini tertinggi untuk kali pertama dalam lebih dua tahun terakhir.
Harga aset kripto unggulan tersebut terakhir di level US$ 50,168.36, menurut Coin Metrics. Kini terjadi peningkatan menjadi US$ 50,334,00, level tertinggi sejak Desember 2021. Ethereum (ETH) meningkat 5,5% ke US$ 2,643,80, untuk pertama kalinya sejak 12 Januari.
′′Level $50.000 adalah tonggak penting untuk Bitcoin setelah peluncuran ETF spot bulan lalu gagal menembus level psikologis ini," kata Co-founder kripto Nexo, Antoni Trenchev seperti dikutip CNBC.
Selain itu, sentimen positif telah kembali ke kripto setelah arus keluar besar dari Grayscale Bitcoin ETF menekan sentimen selama sebulan terakhir. Tidak hanya arus keluar itu berkurang, tetapi arus masuk meningkat, Bitcoin mendapat tawaran minggu lalu dari pasar saham. Di mana S&P 500 menembus 5.000 pada pekan lalu.
Kepala Penelitian Kripto CoinShares, James Butterfill mengatakan, beberapa faktor memengaruhi dinamika pasar, termasuk adopsi China terhadap kebijakan moneter lebih longgar dan telah menyebabkan peningkatan pembelian aset, terutama dalam Bitcoin dan ekuitas.
Baca Juga
Bitcoin Meroket, 3 Altcoin Ini Jadi Alternatif dengan Potensi Profit di Atas 85%

