Saham Teknologi ‘Megacap’ Dongkrak Wall Street, S&P 500 Ditutup di Atas 5.000
NEW YORK, Investortrust.id – Pasar saham Amerika Serikat (AS) menguat pada Jumat waktu AS atau Sabtu (10/02/2024). S&P 500 melejit dan ditutup di atas 5.000.
Baca Juga
Wall Street Reli Didorong Kinerja Perusahaan yang Moncer, S&P 500 Sempat Tembus 5.000
Saham-saham naik setelah revisi angka inflasi bulan Desember lebih rendah dari yang dilaporkan pertama kali, dan S&P 500 ditutup di atas level penting 5.000 karena pendapatan yang kuat dan berita ekonomi terus berlanjut.
S&P 500 naik 0,57% menjadi berakhir pada 5.026,61, sedangkan Nasdaq Composite menguat 1,25% menjadi ditutup pada 15.990,66. Dow Jones Industrial Average tergelincir 54,64 poin, atau 0,14%, menjadi menetap di 38,671.69.
Minggu ini, S&P bertambah 1,4%, sedangkan Nasdaq naik 2,3%. Dow berakhir datar. Ketiga indeks utama mencatat kemenangan minggu kelima berturut-turut dan minggu positif ke-14 dalam 15 minggu.
“Pada akhirnya, kita masih melihat kabar baik di bidang perekonomian, dan pasar bereaksi terhadap hal itu,” kata Dana D’Auria, co-chief investment officer di Envestnet, seperti dikutip CNBC internasional.
Musim pendapatan yang solid, data inflasi yang mereda, dan perekonomian yang tangguh telah mendorong reli pasar pada tahun 2024. Hal ini juga mendorong S&P untuk ditutup di atas level 5.000 setelah pertama kali menyentuh angka tersebut pada sesi hari Kamis. Indeks pertama kali melampaui angka 4.000 pada April 2021.
“Penutupan di atas level yang diawasi ketat ini tidak diragukan lagi akan menjadi berita utama dan semakin menambah ketakutan akan kehilangan emosi (FOMO),” kata Adam Turnquist, kepala strategi teknis di LPL Financial. “Di luar potensi peningkatan sentimen, angka bulat seperti 5.000 sering kali memberikan area psikologis support atau resistance bagi pasar.”
Revisi yang lebih rendah pada indeks harga konsumen bulan Desember juga membantu sentimen. Pemerintah menyesuaikan angka tersebut menjadi kenaikan 0,2%, turun dari kenaikan 0,3% yang dilaporkan pada awalnya. Angka inflasi inti, tidak termasuk makanan dan energi, juga sama. Angka CPI bulan Januari akan dirilis minggu depan.
Saham-saham teknologi megacap menguat lagi pada hari Jumat, berkontribusi pada kenaikan S&P di atas 5.000.
Nvidia melonjak 3,6%, dan Alphabet bertambah lebih dari 2%. Cloudflare meroket 19,5% karena pendapatan yang kuat, sehingga mendorong sektor cloud yang lebih luas secara bersamaan. Saham semikonduktor juga naik, dengan VanEck Semiconductor ETF (SMH) naik tipis 2,2%.
Baca Juga
Wall Street Bullish, S&P 500 dan Dow Jones Melesat ke Level Tertinggi

