Insiden Pintu Lepas Saat Penerbangan, Alaska Airlines Kandangkan Seluruh Boeing 737-9 MAX
JAKARTA, Investortrust.id – Maskapai penerbangan Amerika Serikat Alaska Airlines memutuskan menarik semua pesawat penumpang Boeing 737-9 MAX miliknya setelah insiden panel jendela dan salah satu pintu meledak di tengah penerbangan.
Pesawat Alaska Airlines penerbangan/Flight 1282 mengalami insiden tersebut setelah lepas landas dari negara bagian Oregon, AS.
Sebuah gambar yang didistribusikan Sky.com, Sabtu memperlihatkan hasil foto dan video dari penumpang yang menunjukkan lubang besar di sisi pesawat di sebelah kursi penumpang, dengan masker oksigen tergantung.
Penerbangan Boeing 737-9 MAX milik Alaska Airlines dialihkan setelah sempat mencapai ketinggian 16.000 kaki selama enam menit setelah lepas landas pada pukul 17.07, Jumat (5/1/2023) waktu setempat. Berdasarkan data pelacakan penerbangan dari FlightAware, pesawat melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Portland pada pukul 17.26 atau 19 menit setelah lepas landas.
Pihak Alaska Airlines mengatakan pesawat mendarat dengan aman, dengan 174 penumpang dan enam anggota awak selamat. Rencananya pesawat akan menjalani penerbangan dari Portland ke Ontario, California.
"Meskipun kejadian semacam ini jarang terjadi, awak penerbangan kami terlatih dan siap untuk mengelola situasi dengan aman," demikian pernyataan pihak maskapai dikutip Sky.com.
Otoritas penerbangan AS, Federal Aviation Administration (FAA) mengatakan pesawat itu mendarat dengan aman setelah kru melaporkan masalah tekanan udara dalam kabin. FAA mengatakan akan menyelidiki insiden tersebut.
Pesawat Boeing 737-9 MAX memiliki pintu keluar belakang kabin di belakang sayap yang dapat diaktifkan dalam konfigurasi tempat duduk padat untuk memenuhi persyaratan evakuasi. Namjun demikian pintu ini secara permanen ditutup atau dinonaktifkan pada pesawat Alaska Airlines.
Pesawat nahas flight 1282 tersebut telah melakukan 145 penerbangan sejak memasuki layanan komersial pada 11 November 2023, demikian dilansir FlightRadar24. Penerbangan dari Portland adalah penerbangan ketiganya hari itu.
Sementara itu Boeing menyampaikan pihaknya tengah mendorong maskapai untuk memeriksa semua pesawat 737 MAX untuk kemungkinan baut longgar dalam sistem kontrol kemudi. Sedangkan FAA menyatakan pihaknya sedang memantau secara ketat inspeksi Boeing 737 MAX dan akan mempertimbangkan tindakan tambahan jika ditemukan lebih banyak baut yang longgar atau hilang.
Boeing 737 MAX ditangguhkan selama satu setengah tahun setelah dua kecelakaan fatal pada 2018 dan 2019 menewaskan 346 orang di Ethiopia dan Indonesia.

