Permintaan Server Melonjak di Era AI, Kinerja Dell Meroket
Poin Penting
|
NEW YORK, investortrust.id - Saham Dell Technologies melonjak 32,76% pada perdagangan Jumat (29/5/2026) waktu setempat, mencatat kenaikan harian terbesar dalam sejarah perusahaan setelah membukukan kinerja kuartalan yang jauh melampaui ekspektasi pasar.
Lonjakan tersebut menandai pertumbuhan pendapatan tercepat Dell sejak kembali menjadi perusahaan publik pada 2018. Kenaikan saham kali ini bahkan melampaui rekor sebelumnya pada Maret 2024 ketika saham perusahaan melonjak 31,6% dalam sehari.
Baca Juga
Ditopang Saham Teknologi, 3 Indeks Utama Wall Street Ukir Rekor Tertinggi Sepanjang Masa
Sejak awal 2026, saham Dell telah meroket sekitar 234%, menjadikannya salah satu emiten teknologi dengan performa terbaik di Wall Street.
Server AI Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
Kinerja impresif Dell didorong oleh ledakan permintaan server yang digunakan untuk menjalankan aplikasi kecerdasan buatan (AI). Server tersebut menggunakan unit pemrosesan grafis (GPU) dari perusahaan seperti NVIDIA yang menjadi tulang punggung pengembangan AI generatif.
Pada kuartal pertama, pendapatan Dell melonjak hampir 88% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Yang paling mencolok adalah bisnis server AI yang mencatat kenaikan pendapatan sebesar 757% secara tahunan menjadi US$16,1 miliar.
Sementara itu, laba per saham yang disesuaikan mencapai US$4,86, jauh di atas proyeksi analis yang hanya sebesar US$2,94.
Pencapaian tersebut memperkuat tren bahwa belanja infrastruktur AI kini tidak lagi terbatas pada produsen chip, tetapi juga merambah perusahaan penyedia server, pusat data, dan solusi komputasi berskala besar.
Mengejutkan
Hasil keuangan Dell membuat banyak analis Wall Street terkejut.
Kepala riset teknologi Melius, Ben Reitzes, mengatakan belum pernah melihat kinerja seperti yang ditunjukkan Dell. Perusahaan tidak hanya diuntungkan oleh tren AI, tetapi juga menunjukkan eksekusi bisnis yang sangat kuat di hampir seluruh lini usaha,” kata Reitzes, dalam acara “Squawk on the Street” CNBC.
Baca Juga
Kapitalisasi Pasar Micron Tembus US$1 Triliun, Saham Melonjak 18% Ditopang Demam AI
Analis dari Morgan Stanley bahkan mengakui harus meninjau ulang model valuasi mereka setelah laporan keuangan tersebut.
Dalam catatannya kepada investor, Morgan Stanley menyebut hasil Dell sebagai salah satu kuartal paling mengesankan yang pernah mereka lihat dalam sektor perangkat keras teknologi, terutama di tengah dinamika industri komponen yang sangat kompetitif.
Di luar ledakan bisnis AI, Dell juga menjadi sorotan karena hubungan erat pendiri sekaligus CEO perusahaan, Michael Dell, dengan Presiden AS Donald Trump pada periode pemerintahan keduanya.
Dokumen pemerintah menunjukkan Trump membeli saham Dell senilai antara US$1 juta hingga US$5 juta pada Februari lalu. Transaksi itu terjadi setelah Michael dan Susan Dell mengumumkan donasi sebesar US$6,25 miliar untuk mendukung program "Trump Accounts" yang ditujukan bagi sekitar 25 juta anak di Amerika Serikat.
Awal bulan ini, dalam acara Hari Ibu di Gedung Putih, Trump bahkan secara terbuka mendorong masyarakat Amerika untuk membeli produk Dell sambil menyampaikan apresiasi kepada keluarga Dell atas dukungan mereka terhadap program tersebut.
Sentimen positif terhadap saham Dell semakin menguat setelah perusahaan memenangkan kontrak senilai US$9,7 miliar dari United States Department of Defense pada Rabu. Kontrak tersebut mencakup penyediaan berbagai solusi perangkat lunak untuk kebutuhan militer Amerika Serikat.
Fase Baru
Kinerja Dell menunjukkan bahwa gelombang investasi AI kini memasuki fase baru. Jika sebelumnya investor berfokus pada produsen chip seperti Nvidia, kini perhatian mulai bergeser ke seluruh rantai pasok infrastruktur AI, mulai dari server, penyimpanan data, jaringan, hingga pusat data.
Baca Juga
Laba Nvidia Melonjak Hampir Dua Kali Lipat Berkat ‘Booming’ AI
Fenomena ini memperkuat keyakinan pasar bahwa belanja AI global masih berada pada tahap awal ekspansi. Dengan meningkatnya kebutuhan komputasi untuk model AI generatif, perusahaan seperti Dell berpotensi menjadi salah satu penerima manfaat terbesar dari transformasi teknologi yang tengah berlangsung.

