Pegang Peranan Strategis, OJK Ungkap Lembaga Keuangan Mikro Masih Dihadapkan Beberapa Tantangan Ini
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa lembaga keuangan mikro (LKM) memegang peran strategis dalam mendukung akses keuangan bagi masyarakat yang tidak terjangkau lembaga keuangan lainnya.
Hal itu diungkapkan Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman dalam acara Peluncuran Roadmap Pengembangan dan Penguatan Lembaga Keuangan Mikro 2024-2028 di Hotel Westin Jakarta, Senin (25/11/2024).
"LKM ini senantiasa selalu berada bersama masyarakat. Kecil bersama masyarakat, besar pun nanti harus bersama masyarakat," ujar Agusman.
Agusman menjelaskan, saat ini terdapat 253 LKM di seluruh Indonesia, dengan 174 di antaranya berbasis konvensional, sementara sisanya berbasis syariah. Aset industri LKM juga tercatat tumbuh 9,73% menjadi Rp 1,64 triliun.
"Kami mohon jangan dibandingkan (asetnya) dengan yang besar-besar. Mengapa demikian? Karena yang seperti kalau bagi rata memang terlihat kecil, ini kalau di daerah sangat besar. Kami diberi briefing bagaimana cerita LKM ini di Nusantara. Leluhur dari LKM adalah BKD (Badan Kredit Desa), yang dicetuskan pendiri BRI," ungkap Agusman.
Lebih lanjut, Agusman menyebut, LKM memiliki peran dalam meningkatkan inklusi keuangan. Namun, pada sisi lain, para pelaku industri LKM saat ini menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan dana, tata kelola yang kurang baik, serta kurangnya keterampilan dan kapasitas sumber daya manusia (SDM).
"Walaupun kita melihat masih banyak tantangan yang telah disampaikan oleh Pak Burhan, tata kelola harus kita rapikan, harus kita kuatkan, keterampilan SDM, kemudian kapasitas SDM, demikian juga tentu bagaimana pendanaan harus kita buat secara lebih baik," jelas Agusman.
Sebagai tambahan informasi, OJK meluncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Lembaga Keuangan Mikro Indonesia 2024-2028 dalam rangka pengembangan dan penguatan lembaga keuangan mikro.
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam sambutannya menekankan pentingnya roadmap ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem lembaga keuangan mikro di Indonesia.
“Hari ini merupakan hari yang sangat penting karena kami meluncurkan satu roadmap yang strategis untuk industri jasa keuangan, khususnya dalam memperkuat keuangan mikro. Ini adalah bagian dari upaya besar untuk membangun ekosistem jasa keuangan yang inklusif dan berkelanjutan,” ucap Mahendra.

