AXA Financial Sebut Kondisi Demografi Indonesia Tak Hanya Menguntungkan Industri Asuransi
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Direktur AXA Financial Indonesia Niharika Yadav mengungkapkan, saat ini Indonesia menjadi salah satu negara dengan perkembangan ekonomi paling menarik di Asia Tenggara. Pasalnya, dengan populasi manusia terbesar keempat di dunia, dan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang stabil, Indonesia dipandang menjanjikan ketimbang negara-negara lain.
”Bonus demografi yang anda lihat di Indonesia, saya pikir tidak hanya (memberikan dampak positif) untuk asuransi, tetapi juga untuk industri keuangan secara keseluruhan,” ujarnya, saat media visit ke kantor Investortrust, di The Convergence Indonesia, Jakarta, Selasa (20/8/2024).
Menurut Niharika, dengan tingkat konsumsi dalam negeri yang terbilang tinggi, tidak heran menarik banyak menarik minat investor asing untuk menanamkan investasinya di Indonesia atau foreign direct investment (FDI).
Baca Juga
Bagi AXA Group sendiri, lanjutnya, Indonesia menjadi negara keenam yang menjadi prioritas utama dalam menjalankan bisnis, karena melihat potensi yang begitu besar ke depannya. Bahkan, menyalip Malaysia.
“Di Asia, dibandingkan dengan Malaysia, Indonesia lebih baik. Karena saat ini penetrasi asuransi di Malaysia 15%, sementara di Indonesia baru 2,7%,” kata Niharika.
Jadi, perkembangan bisnis untuk industri asuransi di Indonesia masih lebih unggul dibanding Malaysia, karena potensi di dalam negeri masih lima kali lipat lebih besar dari negara tetangga tersebut. Ditambah lagi, populasi di Malaysia yang sangat terbatas, berbeda dengan Indonesia yang menjadi salah satu negara dengan populasi terbesar di dunia.
Baca Juga
AXA Financial Ungkap Dua Tantangan Besar Implementasi PSAK 117
“Singkatnya, demografi, populasi, pertumbuhan PDB, bahkan tata kelola dan kebijakan pemerintah, saya lihat sangat kuat di Indonesia,” ucap Niharika.

