Hadirkan Festival Lelang, Bank Mandiri Dorong Optimalisasi Aset
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) bersama anak perusahaan menggelar Mandiri Lelang Festival 2024. Hal ini dilakukan dalam rangka optimalisasi aset perseroan serta memberikan peluang investasi cerdas kepada masyarakat. Lebih dari 8.000 aset tanah dan bangunan, serta 900 kendaraan siap dilelang pada acara tersebut.
Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar menyatakan, acara ini akan dibuka secara resmi pada 6 Agustus 2024 dengan dua sesi yang diadakan di Auditorium, Lantai 3, Plaza Mandiri, Jakarta. Sesi pertama yaitu pembukaan Mandiri Lelang Festival yang akan berlangsung pukul 9.30 hingga 11.00 secara offline.
“Kemudian, sesi kedua yaitu lelang sukarela yang akan diadakan secara hybrid, menggabungkan pengalaman lelang secara online dan offline,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Selasa (6/8/2024).
Baca Juga
Gandeng Jalin, Bank Mandiri Taspen Hadirkan Layanan Penarikan Tunai dan QRIS Acquirer
Pada sesi pertama hari ini (6/8/2024), lanjut Alexandra, sebanyak 34 barang akan dilelang, dan hasilnya akan disumbangkan kepada Mandiri Amal Insani. Sementara, anak usaha yang berkolaborasi dalam program ini antara lain Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Mandiri Taspen (Mantap), Mandiri Tunas Finance (MTF), dan Mandiri Utama Finance (MUF), untuk menawarkan lelang aset tanah, bangunan, hingga kendaraan.
“Dalam acara ini kami menawarkan beragam aset yang dapat dimiliki masyarakat sebagai bagian dari pilihan investasi yang menguntungkan,” katanya.
Baca Juga
Ini Tiga Jurus Sukses Bank Mandiri Terapkan Artificial Intelligence
Dikatakan Alexandra, upaya ini sejalan dengan upaya Bank Mandiri untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan aset berkualitas dengan harga yang terjangkau. Bank berkode saham BMRI ini juga menawarkan suku bunga ringan, yakni 3,95% fix hingga tiga tahun untuk properti yang dilelang dalam program ini.
Menurutnya, sejak pertama kali digelar pada 2022 lalu, program ini telah menunjukan peningkatan signifikan baik dari jumlah barang yang dilelang maupun total limit lelang. Pada 2022, festival ini berhasil melelang 1.901 aset dengan limit Rp 2,66 triliun.
Sementara pada tahun lalu, jumlah barang yang dilelang meningkat menjadi 2.419 aset dengan total limit mencapai Rp 4,16 triliun. “Hal ini menunjukan antusiasme masyarakat yang terus bertambah terhadap peluang investasi melalui lelang,” ucap Alexandra.

