Dipicu Kenaikan Kredit, Laba J Trust Bank Meroket 209,9% di Semester I 2024
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) atau J Trust Bank mencatatkan kenaikan laba sebesar 209,97% secara tahunan menjadi Rp 86,49 miliar. Peningkatan tersebut dipicu oleh naiknya kredit sebesar 24,97% menjadi Rp 27,12 triliun.
Direktur Utama J Trust Bank Ritsuo Fukadai menyatakan, pertumbuhan tersebut dibarengi dengan prinsip kehati-hatian. Buktinya, rasio kredit bermasalah yang tercermin dari non performing loan (NPL) gross berada di level 1,20% dan NPL net 0,95%.
“Dengan capital adequacy ratio atau CAR (rasio kecukupan modal) J Trust Bank tercatat sebesar 12,86% pada Juni 2024,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Selasa (30/7/2024).
Baca Juga
J Trust Bank Berikan Fasilitas KPA untuk Proyek Branz Mega Kuningan
Lalu dari sisi pendapatan bunga tercatat Rp 1,48 triliun pada kuartal II 2024, dari sebelumnya Rp 1,17 triliun pada periode yang sama 2023 atau tumbuh 26,33%. Selain itu, dana pihak ketiga (DPK) juga meningkat 17,53% atau dari Rp 29,24 triliun menjadi Rp 34,36 triliun.
”Pada kuartal II 2024 kami merekam dua tonggak sejarah baru yaitu pertama, berupa peningkatan kapasitas pada digital perbankan J Trust Bank,” kata Fukadai.
Baca Juga
Prospek Cerah, J Trust Bidik Penyaluran KPR Rp 1 Triliun Tahun Ini
Dikatakan dia, layanan internet dan mobile banking J Trust Bank hadir dengan fitur dan tampilan baru. Hal ini ditujukan untuk meningkatkan pengalaman dan layanan, serta untuk memenuhi kebutuhan finansial nasabah.
“Kedua, pada April 2024 kami meluncurkan program simpanan ESG (environmental, social, and governance) pertama J Trust Bank yaitu TORA Green Savings,” ucap Fukadai.
Menurutnya dengan produk ini, nasabah tidak hanya mendapat ragam keuntungan dan fitur dari produk tabungan semata, namun juga berpartisipasi dalam memperbaiki ekosistem mangrove di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu.

