Hasilkan SDM Unggul, Ini Strategi Bank Mandiri (BMRI)
JAKARTA, investortrust.id - Sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu faktor yang sangat penting bagi kesuksesan sebuah bisnis atau perusahaan, termasuk bagi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). Untuk menghasilkan SDM yang unggul, Bank Mandiri memiliki beberapa strategi yang diterapkan.
VP HC Strategy & Analytics Bank Mandiri, Pra Ulpa Treeda mengatakan, jika berbicara core competence, setidaknya ada empat strategi utama yang diterapkan dalam mendidik para SDM Bank Mandiri atau yang biasa disebut Mandirian.
“Pertama, bagaimana kita mendidik kapabilitas dalam sisi wholesale bank, karena kita wholesale bank DNA. Bagaimana kapabilitasnya kita ini harus kuat,” ujarnya dalam Interview Nominasi Emiten Terbaik 2024 yang diadakan Investortrust.id, Senin (29/4/2024).
Strategi kedua, lanjut Ulpa, ialah mendidik para branch manager di Bank Mandiri agar bisa memiliki pemikiran seperti CEO. Lalu strategi selanjutnya ialah terkait penerapan digital talent.
Baca Juga
“Jika melihat Livin maupun Kopra dan lainnya, digitalisasi sudah datang lebih cepat. Makanya itu kita butuh digital talent, kita butuh mendorong digital talent untuk memperkuat kapasitasnya di Bank Mandiri,” jelasnya.
Yang terakhir, menurutnya ialah perubahan dari sisi DNA perusahaan. Oleh karena itu, kenapa pada akhirnya orang-orang yang bekerja di bank pelat merah ini disebut memiliki Mandiri DNA. Lebih lanjut, ada lima hal yang membedakan orang yang punya Mandiri DNA dengan yang lain.
“Pertama, seorang Mandirian itu harus bisa berpikir luas dan memberikan hasil yang melewati ekspektasi. Kedua, bagaimana Mandirian itu harus berpikir start from the end,” katanya.
Baca Juga
Bank Mandiri Pastikan Likuiditas Solid di Tengah Fluktuasi Nilai Tukar Rupiah
Dikatakan Ulpa, hal ketiga, adalah bagaimana membentuk Mandirian itu agar bisa menghasilkan sebuah sesuatu yang tidak mudah ditiru oleh orang lain. Selanjutnya, seorang Mandirian harus cepat, detail dan harus punya gestur yang tidak mau gagal. Dan yang terakhir, seorang Mandirian itu harus mengeksekusi sebuah planning dari A hingga Z.
“Menurut saya itulah yang kemudian membentuk Mandirian sendiri, itu dasarnya. Meski diantara BUMN (badan usaha milik negara) memiliki nilai yang sama yaitu akhlak, namun yang membedakan Mandiri dengan BUMN lain adalah Mandirian DNA-nya,” ujar ia.

