KoinWorks Siapkan Inisiatif Baru Aspek Keberlanjutan Layanan Keuangan, Apa Itu?
JAKARTA, investortrust.id – Perusahaan financial technology (fintech) KoinWorks, sedang menyiapkan rencana inisiatif dan kerangka kerja terkait implementasi prinsip ESG dan keberlanjutan dalam produk dan layanan keuangan yang dijalankan perusahaan pada tahun 2024.
Chief of Impact and ESG KoinWorks Angelique Timmer mengatakan, rencana ini mencakup layanan kepada berbagai industri UMKM yang sedang berkembang pesat di Indonesia.
"Rencana aksi kami untuk tahun mendatang akan memungkinkan kami meningkatkan dampak secara eksponensial. Kami sedang bekerja sama dengan mitra dan pemangku kepentingan yang akan kami paparkan di awal tahun mendatang," tambah Angelique Timmer dikutip dari keterangan resmi, Minggu (3/12/2023).
Baca Juga
Sejauh ini kata dia, KoinWorks telah menunjukkan komitmen dalam menjalankan ESG yang sejalan dengan inisiatif OJK dalam memajukan prinsip-prinsip ESG dalam sektor keuangan.
Dikatakan, komitmen ini terlihat dalam meningkatnya keterlibatan kerangka kerja ataupun prinsip keberlanjutan ke dalam produk dan layanan keuangan yang ditawarkan oleh KoinWorks.
Terkait komitmen ESG, Perseroan bahkan mendapat pengakuan dalam ajang SFF Global Fintech Awards yang diselenggarakan oleh Singapore FinTech Festival 2023.
“Pada ajang itu, KoinWorks menyabet penghargaan kategori ESG Thematic. Perseroan bersaing dengan lima perusahaan teknologi lain dalam kategori ini,’’ kata Angelique Timmer.
Dikatakan, sejauh ini perusahaan melakukan aktivitas dalam mengatasi kesenjangan keuangan dengan menyediakan layanan keuangan bagi UMKM dalam rantai nilai mereka.
Baca Juga
OJK: Naik ke 10,90%, Tingkat Literasi Industri P2P Lending Masih Relatif Rendah
“Upaya ini menghasilkan peningkatan produktivitas dan lapangan kerja, untuk berkontribusi pada pengembangan UMKM di Indonesia secara jangka panjang," urai Angelique Timmer.
Berdasarkan studi terbaru World Bank, akses keuangan adalah hambatan kedua yang paling sering disebut oleh usaha kecil untuk mengembangkan bisnis mereka di negara-negara berkembang. UMKM di kawasan ini memiliki kebutuhan pembiayaan yang tidak terpenuhi sebesar $ 5,2 triliun setiap tahun, yang setara dengan 1,4 kali lipat dari tingkat pembiayaan UMKM global saat ini.
Benedicto Haryono, Co-Founder dan CEO KoinWorks, menambahkan, pihaknya memahami tantangan-tantangan ini. Oleh karena itu, KoinWorks membuka jalan bagi para pengusaha untuk mengakses sumber daya keuangan lebih besar melalui proses yang lebih sederhana, tanpa jaminan, dengan pencairan dana yang cepat, dan fleksibilitas yang diberikan oleh KoinWorks sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka.

