Akulaku Finance Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Data Konsumen, Kerugian Capai Ratusan Juta
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Akulaku Finance Indonesia melaporkan dugaan penyalahgunaan data pribadi konsumen kepada Polrestabes Bandung. Kasus tersebut kini dalam tahap penyidikan oleh Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat, dengan estimasi kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Kasus ini bermula dari sejumlah pengaduan konsumen yang ditindaklanjuti melalui investigasi internal perusahaan. Dari hasil pemeriksaan, Akulaku Finance mengidentifikasi sejumlah aktivitas dan akun yang terindikasi menyalahgunakan data pribadi konsumen pada platform mitra perusahaan.
Berdasarkan perkembangan penanganan perkara, kepolisian mendalami dugaan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan rekayasa wajah (face swap) untuk mengajukan fasilitas pembiayaan secara tidak sah.
Sejumlah terduga pelaku telah diamankan oleh kepolisian. Namun, detail mengenai modus operandi dan pihak-pihak yang terlibat masih dalam proses penyidikan.
Baca Juga
Multifinance Day 2026, Akulaku Finance Dorong Literasi Pembiayaan
Direktur Kepatuhan PT Akulaku Finance Indonesia Meyli Rita Rahmayanti Siburian mengatakan, pelindungan konsumen dan data pribadi menjadi prioritas perusahaan dalam menjalankan kegiatan usaha.
“Pelindungan konsumen merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam setiap proses bisnis yang dilakukan oleh PT Akulaku Finance Indonesia. Kami mendukung proses hukum yang berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Meyli dalam keterangan tertulis, Kamis (15/10/2026).
Ia menambahkan, perusahaan mengapresiasi penanganan perkara oleh Polrestabes Bandung dan Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat. Akulaku Finance juga akan terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mendeteksi dan mencegah kejahatan berbasis digital.
Baca Juga
Akulaku Finance dan Danamon (BDMN) Perkuat Sinergi untuk Memperluas Akses Pembiayaan Digital
Selain itu, perusahaan berencana menyempurnakan sistem pengawasan internal, meningkatkan keandalan teknologi, serta memperkuat mitigasi risiko untuk mengantisipasi perkembangan modus kejahatan siber.
Akulaku Finance turut mengimbau masyarakat agar menjaga kerahasiaan data pribadi, termasuk Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan dokumen identitas lainnya. Masyarakat juga diminta tidak membagikan dokumen tersebut kepada pihak yang tidak dikenal atau tidak berkepentingan guna mencegah penyalahgunaan identitas dan kejahatan finansial.
