Gandeng Pegadaian, Nasabah BCA (BBCA) Kini Bisa Beli Emas via myBCA
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA bersama PT Pegadaian meluncurkan layanan Tabungan Emas yang dapat diakses langsung melalui aplikasi myBCA dan myBCA versi web. Layanan ini memungkinkan nasabah membeli dan menjual emas secara digital, pecahan dan real time tanpa harus datang ke kantor cabang.
Wakil Presiden Direktur BCA John Kosasih mengatakan, layanan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas digital yang mudah, aman, dan praktis. Emas dinilai masih menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat sebagai aset lindung nilai.
“Melalui myBCA, nasabah kini dapat melakukan transaksi pembelian dan penjualan emas secara digital dan real time, serta memantau riwayat transaksi dan portofolio dalam satu platform,” ujar John dalam peluncuran Tabungan Emas di myBCA, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Menurut John, nasabah dapat membuka rekening Tabungan Emas secara digital melalui menu investasi di aplikasi myBCA maupun myBCA versi web. Setelah rekening aktif, nasabah dapat melakukan pembelian dan penjualan emas sesuai kebutuhan.
Adapun harga Tabungan Emas Pegadaian per 13 Agustus 2026 tercatat Rp26.030 per 0,01 gram. Harga tersebut telah meningkat lebih dari 30% dalam setahun.
Baca Juga
BCA (BBCA) Naikkan Limit Transfer myBCA hingga Rp 500 Juta per Hari
Direktur BCA Santoso mengungkapkan, antusiasme nasabah terhadap layanan tersebut sudah terlihat sejak layanan tersedia di aplikasi, bahkan sebelum diumumkan secara resmi.
“Baru sehari dan ternyata cukup banyak antusiasme, ada kira-kira 5.000-6.000 hit di dalam apps. Padahal kita belum umumkan,” kata Santoso.
Santoso mengatakan, peluncuran Tabungan Emas merupakan respons BCA terhadap masukan nasabah yang menginginkan fasilitas investasi emas melalui ekosistem BCA.
BCA memilih Pegadaian sebagai mitra karena memiliki pengalaman panjang dalam bisnis emas serta kapasitas sebagai penyedia layanan bullion.
“Pegadaian kita tahu salah satu bullion provider untuk emas. Di sinilah kita kerja sama supaya kasih solusi buat konsumen. Jadi ini hasil kolaborasi antara BCA bersama Pegadaian untuk menyediakan layanan emas,” ujarnya.
Santoso mengatakan, layanan tersebut memiliki ruang pengembangan yang besar. Saat ini BCA memiliki sekitar 34 juta nasabah, sementara nasabah yang telah terkoneksi dengan myBCA mencapai sekitar 15,7 juta.
Ke depan, BCA juga berencana menambahkan fitur yang memungkinkan nasabah mengambil emas dalam bentuk fisik melalui Pegadaian. “Kalau ingin mengambil fisik, bisa diambil di Pegadaian. Ya, kami akan tambahkan itu,” kata Santoso.
Santoso juga menilai prospek bisnis emas di Indonesia semakin besar seiring pengembangan ekosistem bullion yang didorong pemerintah.
Menurut dia, pengembangan bullion dapat mendorong optimalisasi potensi emas Indonesia, bukan hanya dari sisi produksi, tetapi juga konsumsi dan perputaran emas di dalam negeri.
“Kita tahu Indonesia ini kaya dengan emas. Justru kalau kami menangkap program bullion yang dikembangkan para provider emas dan didukung pemerintah, ini membuktikan sebetulnya harta benda di Indonesia itu cukup untuk bisa diputar di dalam Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga
Sementara itu, Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk Pegadaian Selfie Dewiyanti mengatakan, kolaborasi dengan BCA menjadi langkah Pegadaian untuk memperluas ekosistem emas dan meningkatkan akses masyarakat terhadap investasi emas.
“Kolaborasi strategis dengan BCA ini merupakan langkah nyata Pegadaian sebagai Bank Emas (Bullion Bank) pertama di Indonesia dalam memperluas jangkauan ekosistem emas ke masyarakat,” ujar Selfie.
Selfie mengatakan Pegadaian telah memiliki pengalaman lebih dari 125 tahun dalam bisnis emas. Saat ini, total emas yang dikelola Pegadaian mencapai lebih dari 150 ton, dengan lebih dari 20 ton di antaranya berasal dari Tabungan Emas digital yang disimpan menggunakan mekanisme 1:1 atau fully backed.
Menurut dia, kombinasi pengalaman Pegadaian di bisnis emas dengan ekosistem digital BCA diharapkan dapat memberikan pengalaman investasi emas yang lebih mudah dan seamless bagi masyarakat.
Peluncuran Tabungan Emas di myBCA menjadi bagian dari strategi BCA memperkuat konsep hybrid banking melalui pengembangan layanan digital, sekaligus mempertahankan layanan tatap muka melalui jaringan kantor cabang.

