Perkuat Bisnis Asuransi, Maybank Akuisisi Saham Ageas di MAHB
Poin Penting
|
KUALA LUMPUR, investortrust.id – Malayan Banking Berhad (Maybank) menandatangani Implementation Agreement dengan Ageas Insurance International NV (Ageas) untuk mengakuisisi sisa 30,95% saham Maybank Ageas Holdings Berhad (MAHB).
Dengan transaksi tersebut, Maybank akan meningkatkan kepemilikannya di MAHB dari 69,05% menjadi 100%. MAHB merupakan perusahaan induk bisnis Etiqa di Malaysia dan Singapura yang bergerak di sektor asuransi jiwa dan umum konvensional serta takaful keluarga dan umum.
President dan Group CEO Maybank Dato’ Sri Khairussaleh Ramli mengatakan akuisisi tersebut menjadi bagian dari strategi ROAR30 Maybank untuk memperkuat posisi di industri asuransi dan takaful sekaligus memperluas bisnis di Asia Tenggara.
“Transaksi ini merupakan tonggak penting bagi Maybank dalam memasuki fase pertumbuhan berikutnya bagi bisnis asuransi dan takaful di Asia Tenggara,” ujar Khairussaleh dalam siaran pers dikutip Minggu (9/8/2026).
Baca Juga
Laba Maybank Indonesia (BNII) Naik 21,2% pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh 3,8%
Nilai akuisisi yang disepakati mencapai RM4,83 miliar setelah memperhitungkan penyesuaian atas dividen RM800 juta yang diusulkan untuk dibayarkan MAHB pada saat penyelesaian transaksi.
Dari nilai tersebut, bagian Ageas atas dividen mencapai RM248 juta, sedangkan RM552 juta menjadi bagian Maybank. Transaksi mencerminkan price to book (P/B) ratio 1,98 kali dan price to earnings (P/E) ratio 15,3 kali.
Maybank akan membiayai akuisisi melalui kombinasi sumber pendanaan internal dan eksternal.
Akuisisi tersebut memiliki sejumlah tujuan strategis, antara lain memperkuat posisi Etiqa di pasar asuransi dan takaful, meningkatkan penetrasi ke basis nasabah Maybank, serta memperluas bisnis wealth management dan bancassurance di Asia Tenggara.
Maybank juga menargetkan peningkatan kontribusi bisnis asuransi terhadap kinerja grup. Akuisisi diproyeksikan memberikan dampak positif langsung terhadap profit after tax and minority interests (PATAMI), laba per saham (EPS), dan return on equity (ROE).
Selain itu, kepemilikan penuh atas MAHB diharapkan memberikan fleksibilitas lebih besar dalam pengelolaan permodalan grup asuransi dan membuka ruang untuk meningkatkan pembayaran dividen.
MAHB saat ini menaungi bisnis Etiqa di Malaysia dan Singapura. Dalam bisnis takaful, MAHB disebut sebagai penyedia takaful terbesar keempat di dunia.
Baca Juga
Lewat Forum Ini, Maybank Indonesia (BNII) Dorong Percepatan Transisi Ekonomi Rendah Karbon
Untuk menyelesaikan transaksi, Maybank telah mengajukan permohonan kepada Bank Negara Malaysia (BNM) untuk memperoleh persetujuan. Penyelesaian akuisisi masih bergantung pada pemenuhan sejumlah persyaratan dan persetujuan regulator.
Maybank Investment Bank dan Morgan Stanley Asia (Singapore) Pte. masing-masing bertindak sebagai penasihat keuangan dan penasihat keuangan internasional bagi Maybank.
Maybank dan Ageas sebelumnya telah bermitra dalam mengembangkan bisnis Etiqa sejak 2001. Melalui akuisisi sisa saham tersebut, Maybank akan mengambil kendali penuh atas MAHB dan memperkuat integrasi bisnis asuransi serta takaful ke dalam grup.

