Pegadaian Siap Perluas Layanan Setor Emas Fisik ke Seluruh Indonesia Mulai Juni-Juli
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Pegadaian tengah bersiap memperluas ekosistem gold bullion melalui layanan penyerahan (setor) emas fisik dari masyarakat untuk dikonversi menjadi saldo tabungan emas. Langkah ini menjadi salah satu upaya strategis dalam menghimpun emas yang selama ini masih disimpan secara mandiri oleh masyarakat.
AVP Pengembangan Produk Investasi & Pembiayaan Bullion PT Pegadaian Muhammad Abraham mengungkapkan bahwa uji coba terhadap layanan penghimpunan emas fisik ini telah berhasil dilakukan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
"Oke. Kalau untuk pengumpulan emas fisik, kalau di Pegadaian saat ini udah bisa, Pak. Jadi kita sedang uji coba itu, udah berhasil uji cobanya. Saat ini baru di Jabodetabek. Jadi masyarakat itu bawa emas fisiknya dalam bentuk logam mulia, untuk sementara ini logam mulia yang disetorkan ke kantor Pegadaian, nantinya kita konversi jadi saldo tabungan emas," ujar Abraham dalam acara Investortrust Power Talk Financial Series bertajuk “Penguatan Ekosistem Bullion Bank di Indonesia" di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Baca Juga
Transformasi Menjadi Bullion Bank, Laba Pegadaian Tumbuh Signifikan dan Kelola 145 Ton Emas
Lebih lanjut, Abraham menjelaskan bahwa emas fisik yang dibawa oleh masyarakat tersebut nantinya akan disimpan secara aman di dalam fasilitas penyimpanan (vault) milik Pegadaian. Sebagai gantinya, nasabah akan menerima pencatatan dalam bentuk saldo tabungan.
"Jadi itu tadi konversi dari emas fisik menjadi emas yang bukan digital ya, dalam-dalam artian emasnya kita simpan di vault kita, dia dalam nasabah mendapatkan dalam bentuk saldo tabungan emasnya," tambahnya.
Ekpansi Nasional dan Rencana Setor Emas Perhiasan
Melihat keberhasilan uji coba di wilayah Jabodetabek, Pegadaian berencana untuk membawa program ini ke tingkat nasional dalam waktu dekat. Tidak hanya terbatas pada logam mulia, ke depannya masyarakat juga dapat menyetorkan emas dalam bentuk perhiasan.
"Nah, ini untuk pengembangannya di bulan Juni atau bulan Juli ini nanti akan kita kembangkan lagi ini ke seluruh Indonesia untuk setor emas fisik ini. Dan juga nanti tidak terbatas hanya di logam mulia saja, jadi kita uji coba juga untuk setor emas perhiasan. Jadi perhiasan masyarakat itu nanti disetorkan ke Pegadaian, kita konversi sejumlah saldo emas tabungan emasnya dalam bentuk emas 24 karat, kita konversi dalam saldo. Jadi ke depannya yang sedang kita kembangkan itu," papar Abraham.
Baca Juga
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian dan Antam Jalin Sinergi Strategis Perdagangan Logam Mulia
Menurutnya, proses roll out secara nasional untuk setoran berupa logam mulia dijadwalkan berjalan pada bulan Juni atau Juli ini. Sementara itu, untuk setoran berbasis emas perhiasan saat ini sedang memasuki fase uji coba intensif.
"Kalau yang untuk setor emas logam mulia itu akan roll out seluruh nasional dalam bulan ini, Juni atau Juli. Sedangkan untuk setor fisik perhiasan itu sedang kita uji cobakan. Segera. Jadi untuk ke depannya kita bisa meng- benar-benar menghimpun apa namanya, emas dari masyarakat baik itu dari bentuk logam mulia ataupun dari perhiasan," pungkasnya.

