Hana Bank Optimistis Capai Target Laba Rp 650,11 Miliar di Tahun 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) optimistis dapat mencapai target tahun 2026, dengan target laba bersih sebesar Rp 650,11 miliar dan pertumbuhan aset hingga Rp 56,65 triliun. Keyakinan ini didorong oleh capaian positif perusahaan sepanjang kuartal I 2026 di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Direktur Branch Business Hana Bank Hendri Setiawan mengatakan, untuk meraih target tersebut, Hana Bank terus mendorong pertumbuhan berkelanjutan melalui jaringan kantor cabang.
“Kami fokus mendorong pertumbuhan aset, pertumbuhan pendapatan operasional bruto, efisiensi dan produktivitas, serta memperkuat tata kelola di cabang,” kata Hendri dalam acara Media Gathering Hana Bank di Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Hendri juga mengungkapkan bahwa Hana Bank mampu membukukan performa kuat berkat strategi bisnis yang penuh kehati-hatian. "Kami melihat masih ada ruang pertumbuhan ke depannya, baik dari sisi penyaluran kredit maupun penghimpunan dana,” tambah Hendri.
Baca Juga
Hana Bank Cetak Laba Bersih Rp 200,78 Miliar di Kuartal I 2026, Naik 23,84%
Strategi Jangka Pendek 2026
Untuk memastikan momentum pertumbuhan ini terus terjaga, Hendri memaparkan tiga pilar utama yang menjadi fokus strategi jangka pendek perusahaan pada tahun ini. Pertama, kebijakan berorientasi laba. Hana Bank berkomitmen meningkatkan kinerja yang berorientasi laba (profit) dengan tetap menjaga efisiensi biaya operasional yang ketat.
Kedua, fondasi pertumbuhan. Mengembangkan segmen non corporate sebagai batu loncatan (stepping stone) menuju pertumbuhan yang berkelanjutan. Selain itu, bank juga fokus meningkatkan fee based income, manajemen pendanaan yang stabil, serta menggenjot produktivitas organisasi.
Ketiga, diversifikasi dan kolaborasi. Dalam hal ini, Hana Bank mengurangi risiko konsentrasi dan cross-segment referral.
Baca Juga
Sucor AM Gandeng Hana Bank, Perluas Akses Investasi Reksa Dana
Target Jangka Menengah (2026–2028)
Lebih lanjut, Hendri juga membagikan target jangka menengah Hana Bank untuk periode tiga tahun ke depan. Terdapat empat komitmen utama yang akan diusung demi menjaga keberlanjutan bisnis, yakni menjadi salah satu bank pilihan utama yang melayani seluruh segmen nasabah, mulai dari korporasi, UMKM, hingga konsumer.
Kemudian, menjalankan operasional perbankan dengan menerapkan prinsip tata kelola yang bersih (clean governance), serta asas kehati-hatian (prudential banking), memastikan pertumbuhan bisnis berjalan secara berkelanjutan (sustainable growth) dengan ditopang oleh kesehatan finansial yang kokoh, dan optimalisasi jaringan.
Optimisme Hana Bank disokong oleh realisasi kinerja kuartal I 2026 yang solid. Hana Bank berhasil membukukan laba bersih yang mengalami pertumbuhan 23,84% secara year on year (yoy) menjadi Rp 200,78 miliar. Seiring dengan pertumbuhan laba, aset Hana Bank juga bertambah 5,64% menjadi Rp 54,60 triliun.
Kemudian, kinerja intermediasi Hana Bank tetap solid dengan penyaluran kredit meningkat 3,63% yoy menjadi Rp 39,67 triliun. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh 11,78% yoy menjadi Rp 30,83 triliun, terutama ditopang oleh deposito.
Kualitas kredit pun terjaga dengan sehat, tercermin dari rasio Non Performing Loan (NPL) gross dan net masing-masing 0,72% dan 0,27%, membaik daripada periode yang sama tahun sebelumnya. NPL ini juga berada di bawah NPL gross dan NPL net perbankan secara nasional yang masing-masing sebesar 2,1% dan 0,8%.
Sedangkan ketahanan Hana Bank yang kuat tercermin dari Capital Adequacy Ratio (CAR) yang berada di level 27,05%, di atas CAR perbankan secara nasional yang sebesar 25,09%.

