Topang Ekosistem Syariah, Aset Bank BSN Meroket di Atas 2.000% Tembus Rp 73 Triliun
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) membukukan lompatan kinerja finansial yang signifikan di 2025 dengan pertumbuhan laba bersih mencapai lebih dari 300% secara tahunan (year on year/yoy).
Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor mengatakan bahwa hasil kinerja ini merupakan buah dari kerja keras seluruh karyawan serta dukungan penuh dari pemangku kepentingan.
Dalam siaran pers, Rabu (6/5/2026) disebutkan, lonjakan kinerja yang impresif ini merupakan dampak langsung dari aksi korporasi pemisahan unit usaha syariah (spin off) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) pada Desember 2025. Melalui proses tersebut, Bank BSN menerima pengalihan aset dan liabilitas dari Bank Victoria Syariah serta UUS BTN.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan, laba bersih Bank BSN pada akhir tahun 2025 tercatat mencapai Rp83,64 miliar, meningkat tajam 313,85% dibandingkan dengan perolehan laba tahun 2024 yang senilai Rp20,21 miliar. Realisasi ini mencerminkan pertumbuhan yang luar biasa, mengingat rekam jejak UUS BTN pada tahun-tahun sebelumnya yang konsisten mencatatkan pertumbuhan di atas rata-rata industri dan induknya.
Baca Juga
Sinergi BSN-REI Membangun Hunian, Menciptakan Kemaslahatan Masyarakat
Lompatan fantastis juga terlihat pada sisi neraca. Total aset Bank BSN per 31 Desember 2025 ditutup pada level Rp73,07 triliun, atau meningkat 2.104,5% dibandingkan posisi tahun 2024 yang sebesar Rp3,31 triliun. Capaian aset ini secara otomatis menempatkan Bank BSN sebagai bank syariah terbesar kedua di Indonesia.
Sementara itu lompatan kinerja dalam penghimpunan DPK Bank BSN tahun 2025 juga sangat menakjubkan. Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga melonjak tajam menjadi Rp58,73 triliun, tumbuh 4.206,5% dari posisi 2024 yang sebesar Rp1,36 triliun.
Baca Juga
Fokus Garap Ekosistem Urban, Bank BSN Relokasi Kantor Layanan Di Tangerang
Dari sisi fungsi intermediasi, Bank BSN mencatatkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp54,87 triliun pada 2025. Angka tersebut tumbuh 4.083,8% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya senilai Rp1,31 triliun.
Kinerja positif Bank BSN turut didorong oleh penguatan pendapatan berbasis piutang dan bagi hasil. Pendapatan pengelolaan dana sebagai Mudharib tercatat sebesar Rp2,73 triliun, naik 1.112,3% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp224,8 miliar.

