Lewat Produk Ini, Bank Mandiri (BMRI) Perkuat Inklusi Keuangan Pelajar di Momen Hardiknas
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Memperingati momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menunjukan komitmen dalam mendukung pembentukan generasi muda yang melek keuangan sejak dini.
Melalui produk Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel), bank berkode saham BMRI ini tak hanya menyediakan akses layanan keuangan, tapi juga mendorong pembentukan kebiasaan menabung dan kesadaran finansial jangka panjang di kalangan pelajar.
Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista mengungkapkan, program ini merupakan bagian dari strategi pihaknya dalam memperkuat inklusi dan literasi keuangan secara berkelanjutan.
“Bank Mandiri meyakini, literasi dan inklusi keuangan sejak dini merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang adaptif dan berdaya saing, sehingga melalui Tabungan SimPel perseroan tidak hanya memperluas akses layanan keuangan bagi pelajar, tapi juga menanamkan pola pikir finansial secara berkelanjutan,” ujarnya, dalam keterangan pers, Minggu (3/4/2026).
Baca Juga
Transaksi Luar Negeri Melonjak, Bank Mandiri Perluas QR Antar Negara ke Tiongkok
Menurut Adhika, jumlah rekening SimPel Bank Mandiri tercatat mencapai 928.000 rekening pada Desember 2025 atau tumbuh 19,6% secara year on year (yoy). Dalam periode 2021-2025, rata-rata pertumbuhan mencapai 117.000 rekening per tahun dengan laju pertumbuhan 19,3%.
Pertumbuhan terus berlanjut. Hingga Maret 2026, jumlah rekening meningkat menjadi 966.000 atau nai sekitar 12% (yoy). Total saldo tercatat mencapai Rp 354 miliar, dengan rata-rata saldo Rp 366.000 per rekening. Mayoritas nasabah SimPel berasal dari jenjang SMA dengan porsi mencapai 64%. Dari sisi geografis, Jawa Timur menjadi wilayah dengan kontribusi terbesar.
Adhika menjelaskan, akses keuangan harus diimbangi dengan edukasi yang memadai. Oleh karena itu, Bank mandiri secara aktif menjalankan berbagai program literasi keuangan. Sepanjang 2025, perseroan telah menggelar edukasi keuangan di Universitas Musamus, Merauke dan Universitas Negeri Gorontalo yang menjangkau lebih dari 1.000 mahasiswa.
Baca Juga
Sinergi Majukan Negeri, Bank Mandiri Akselerasi Realisasi Program Pemerintah di Kuartal I-2026
Pada 2026, program ‘Mandirian Mengajar’ diperluas dan berhasil menjangkau hampir 10.000 peserta dari berbagai jenjang pendidikan. Program ini mencatat peningkatan pemahaman peserta hingga 47%.
Selain itu, Bank Mandiri juga berkontribusi dalam peningkatan sarana pendidikan melalui renovasi 27 sekolah di berbagai daerah. Perbaikan mencakup fasilitas dasar seperti atap, lantai, dinding, sanitasi, serta perlengkapan belajar.
Di bidang bantuan pendidikan, Bank Mandiri juga menyalurkan 267 beasiswa bagi mahasiswa, serta mendistribusikan lebih dari 26.000 paket tas sekolah sepanjang Desember 2025 hingga Maret 2026, termasuk untuk wilayah terdampak bencana dan program ramadan 2025. Bertetpatamm dengan Hardiknas, perseroan kembali menargetkan penyaluran lebih dari 2.800 paket tas sekolah di 12 region.
Seluruh inisiatif ini, lanjut Adhia, merupakan bagian dari upaya Bank Mandiri dalam membangun ekosistem inklusi keuangan yang terintegrasi, mencakup produk, edukasi, dan dukungan terhadap sektor pendidikan.
“Bagi Bank Mandiri, setiap rekening pertama adalah awal dari perjalanan besar menuju masa depan yang lebih terarah, lebih mandiri, dan lebih berkelanjutan,” katanya.

