Industri Kesehatan Dorong Transisi Energi Bersih
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Di tengah meningkatnya kebutuhan produk kesehatan konsumen di seluruh dunia, industri kesehatan dituntut untuk menerapkan standar keberlanjutan yang lebih kuat. Selain memastikan keamanan serta kualitas produk, perusahaan perlu mengelola emisi operasional secara lebih bertanggung jawab.
Untuk itu, Haleon, perusahaan kesehatan konsumen global yang menaungi merek-merek seperti Panadol, Sensodyne, Actifed, dan Voltaren, menjadikan keberlanjutan sebagai pilar utama melalui komitmen “Better Everyday Health with Humanity”, yang menegaskan bahwa kesehatan manusia tidak terlepas dari kesehatan bumi. Perusahaan juga mengimplementasikan berbagai inisiatif keberlanjutan, termasuk efisiensi energi dan pemanfaatan energi terbarukan.
Dalam rangka mengejar upaya itu, Haleon Indonesia meresmikan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di fasilitas produksinya di Pulogadung, Jakarta Timur. Fasilitas ini memainkan peran penting tidak hanya dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga dalam memasok produk ke sejumlah negara di Asia Tenggara, menjadikannya salah satu lokasi manufaktur strategis dalam blueprint keberlanjutan global Haleon. Inisiatif PLTS Atap ini menjadi langkah penting dalam upaya menurunkan emisi operasional sekaligus memperkuat transisi energi bersih di sektor kesehatan nasional.
Baca Juga
Lewat Business Matching, Industri Kesehatan dan Kecantikan Thailand Siap Rambah RI
PLTS Atap berkapasitas 416,97 kWp tersebut diproyeksikan menghasilkan sekitar 577.647 kWh energi hijau per tahun. Pemanfaatan energi terbarukan ini berpotensi mengurangi lebih dari 449 ton CO₂e per tahun, setara dengan kemampuan penyerapan karbon lebih dari 7.460 pohon setiap tahunnya. Energi bersih ini akan langsung mendukung proses produksi berbagai produk kesehatan konsumen yang dibuat di Indonesia untuk pasar lokal maupun regional.
Dalam industri kesehatan, keberlanjutan bukan lagi inisiatif tambahan, melainkan bagian dari komitmen inti perusahaan. Operasional PLTS Atap pertama kami di Indonesia merupakan tonggak penting dalam perjalanan dekarbonisasi Haleon. Langkah ini tidak hanya memperkuat komitmen global kami, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pengurangan emisi karbon di industri kesehatan Indonesia." ujar Direktur Pulogadung Site - Haleon Indonesia Suwandi Yulia Putra dalam siaran pers, Jumat (23/1/2026).
Baca Juga
Akui Cek Kesehatan Gratis Tak Populis, Prabowo: Bisa Hemat Miliaran Dolar AS
Proyek PLTS Atap ini direalisasikan melalui kolaborasi dengan SUN Energy, penyedia layanan Sustainability-as-a-Service yang berfokus pada pengembangan solusi PLTS untuk sektor industri dan komersial. “Industri kesehatan memiliki standar operasional yang sangat ketat. Ketika perusahaan seperti Haleon memilih energi terbarukan, hal ini memberikan pesan kuat bahwa transisi energi adalah kebutuhan lintas sektor. SUN Energy siap menjadi mitra strategis dalam membangun proses produksi yang efisien, rendah emisi, dan berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang," kata CEO SUN Energy, Jefferson Kuesar.

