SustainLife Today Tekankan Transformasi Risiko Jadi Peluang
Poin Penting
| ● | ESG Kini Menjadi Fondasi Strategi Bisnis, Bukan Lagi Kepatuhan. |
| ● | Mengubah Risiko Menjadi Peluang. |
| ● | Penguatan Ekosistem Keberlanjutan Lewat Kolaborasi dan EIA 2025. |
JAKARTA, investortrust.id - SustainLife Today menyatakan pentingnya penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG) sebagai strategi untuk mengubah risiko bisnis menjadi peluang pembangunan berkelanjutan.
Ketua Penyelenggara ESG Initiative Awards (EIA) 2025 Farhan Syah mengungkapkan, ESG kini telah bergeser ke konsep kepatuhan menuju fondasi strategi bisnis. Perusahaan yang mampu membaca risiko keuangan, sosial, dan tata kelola sebagai peluang akan memiliki daya saing lebih kuat di tengah perubahan ekonomi dan regulasi.
“ESG bukan lagi sekadar pemenuhan regulasi atau tren global, tapi fondasi ketahanan dan daya saing perusahaan,” ujarnya, dalam keterangan pers, Minggu (30/11/2025).
Baca Juga
BPJS Kesehatan Raih Tiga Penghargaan pada ESG Initiative Awards 2025
Farhan menyatakan, pembelajaran lintas sektor menjadi aspek penting yang perlu terus diperkuat. Praktik-praktik yang diperlihatkan para perusahaan membuktikan integrasi ESG dapat dilakukan melalui pendekatan yang terstruktur dan berkelanjutan.
“Kami ingin mendorong perusahaan agar mampu mengubah tantangan lingkungan, sosial, dan tata kelola menjadi peluang strategis yang menciptakan dampak positif, baik bagi bisnis maupun masyarakat,” katanya.
Baca Juga
Telkom Raih Penghargaan Asia ESG Positive Impact 2025 Berkat Program DigiUp
SustainLife Today, lanjut Farhan, berkomitmen untuk terus menyediakan ruang dialog, dan kolaborasi bagi pelaku industri, akademisi, regulator, serta media. Salah satunya melalui Acara EIA 2025.
Melalui ajang tersebut, perusahaan berharap dapat mendorong penguatan ekosistem keberlanjutan nasional melalui pengembangan pemikiran dan implementasi ESG yang lebih strategis.

