Proyek Restorasi Way Kambas Ciptakan 750 Lapangan Kerja dan Nilai Ekonomi Rp 9,11 Triliun
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) meluncurkan proyek restorasi ekosistem berskala besar di Taman Nasional Way Kambas, Lampung, dengan nilai investasi US$ 150 juta atau Rp 2,48 triliun (kurs Rp 16.560 per dolar AS). Proyek tersebut diharapkan mampu menciptakan 750 lapangan kerja baru dan menghasilkan nilai ekonomi hingga US$ 550 juta atau sekitar Rp 9,11 triliun.
Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni menyatakan, program ini ditujukan untuk melindungi keanekaragaman hayati sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan.
Baca Juga
“Melalui program restorasi, kami ingin menciptakan dampak positif bagi ekosistem hutan, melindungi keanekaragaman hayati endemik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal,” kata Raja Juli dalam acara “Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2025” di Jakarta, Jumat (10/10/2025).
Baca Juga
Dia menjelaskan, proyek ini mencakup pembangunan Pesangan Elephant Conservation Initiative (PECI) di atas lahan seluas 20.000 hektare (ha) sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. “PECI akan menjadi kawasan konservasi berbasis masyarakat yang juga berfungsi sebagai koridor gajah untuk melindungi populasi gajah Sumatra dan habitatnya,” ucap Raja Juli.
Ia menambahkan, proyek tersebut merupakan hasil kemitraan dengan berbagai pihak internasional. “Upaya ini terwujud melalui kerja sama dengan mitra global. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada WWF Indonesia dan pemerintah Inggris atas kolaborasi luar biasa dalam membangun PECI,” tutur Raja Juli.

