Menanam Asa di Tanah Samosir, MIND ID Perkuat Ekonomi dan Lingkungan
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - MIND ID, holding BUMN pertambangan, menjalankan program Relawan Bakti BUMN 2026 di Kabupaten Samosir, Sumatra Utara, pada Agustus 2026 dengan menyasar pendidikan, lingkungan, usaha mikro dan kecil (UMK), serta kesehatan masyarakat. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas warga agar dapat mengembangkan potensi daerah dan menjaga lingkungan secara mandiri.
Corporate Secretary MIND ID Pria Utama mengatakan pembangunan Indonesia yang berdaulat membutuhkan masyarakat yang memiliki pendidikan baik, produktif, sehat, serta mampu mengelola potensi daerah.
“Makna kemerdekaan saat ini adalah bagaimana seluruh elemen bangsa bersama-sama menciptakan kemandirian ekonomi negara. Melalui Program Relawan Bakti BUMN, MIND ID ingin turut berkontribusi dalam memperkuat fondasi tersebut sebagai bagian dari upaya membangun Indonesia yang semakin berdaulat,” ujar Pria dikutip Senin (24/8/2026).
Baca Juga
MIND ID Setor Dividen Rp 12,6 Triliun, Investasi Tambang Dinilai Krusial Jaga Penerimaan Negara
Dalam bidang pendidikan, relawan MIND ID menyelenggarakan Kelas Inspirasi serta edukasi Makan Bergizi dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS kepada 200 siswa di SMA Negeri 1 Simanindo dan SD Negeri 15 Ambarita.
MIND ID juga memberikan dukungan terhadap kegiatan belajar mengajar melalui penyerahan 200 paket perlengkapan sekolah. Bantuan lainnya berupa perlengkapan olahraga, seperti bola voli, bola sepak, dan net voli.
Selain bantuan perlengkapan, relawan MIND ID menghadirkan mural edukatif di lingkungan sekolah. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang belajar yang lebih menarik bagi siswa.
Tanam 200 Pohon di Kawasan Danau Toba
Pada sektor lingkungan, relawan MIND ID bersama masyarakat menanam 200 bibit pohon di kawasan Daerah Tangkapan Air Danau Toba yang berada di Halaman Gereja HKBP Ambarita.
MIND ID juga mendorong pemanfaatan limbah melalui pelatihan pengolahan eceng gondok menjadi pupuk cair dan kompos di Kelurahan Tuktuk. Program tersebut disertai bantuan sejumlah peralatan, mulai dari mesin pencacah, mesin blender, terpal, hingga drum toren air. Peralatan tersebut digunakan untuk mendukung pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular, yaitu pendekatan yang berupaya mengolah kembali material agar memiliki manfaat dan nilai ekonomi.
Pemberdayaan ekonomi menjadi bagian lain dari program Relawan Bakti BUMN 2026 di Samosir. Sebanyak 60 pelaku UMK mendapatkan pelatihan serta bantuan sarana usaha untuk mendukung pengembangan kegiatan ekonomi mereka.
Pelatihan yang diberikan mencakup pengembangan produk kreatif, pengolahan ikan Red Devil, hingga pengembangan seni ukir khas Batak. Ragam kegiatan tersebut disesuaikan dengan potensi ekonomi dan budaya yang berkembang di masyarakat setempat.
MIND ID juga memberikan sejumlah bantuan berupa peralatan produksi, dukungan promosi, dan pemasaran. Dukungan tersebut diarahkan untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas produk sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.
Di sisi lain, pengembangan produk berbasis budaya lokal seperti seni ukir khas Batak juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mempertahankan identitas budaya sembari menciptakan nilai ekonomi.
Baca Juga
9 Emas SEA Games 2025, Hasil Pembinaan 4.000 Atlet Bersama PB PASI dan MIND ID
Program Relawan Bakti BUMN 2026 juga menyasar bidang sosial dan kesehatan. Relawan MIND ID menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi 125 warga di Puskesmas Ambarita. Program kesehatan tersebut turut dilengkapi dengan bantuan obat-obatan dan fasilitas bermain anak. Fasilitas itu digunakan untuk mendukung kegiatan edukasi keluarga yang berlangsung di lingkungan pelayanan kesehatan.
Pria mengatakan pemberdayaan masyarakat menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian daerah. Menurut dia, kualitas pendidikan, kelestarian lingkungan, perkembangan usaha lokal, dan akses kesehatan saling berkaitan dalam membangun masyarakat yang berdaya.
“Kami berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata kami untuk memastikan manfaat nilai tambah dari kekayaan mineral dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, sehingga mereka kita sebagai satu bangsa bersama-sama mengisi kemerdekaan Indonesia menuju masa depan yang berdaulat, adil dan makmur,” tutup Pria.

