Dompet Dhuafa Bantu 101 Muslimah Ojek Daring di Jakarta Pusat
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Dompet Dhuafa berkolaborasi menyalurkan bantuan kepada 101 muslimah yang berprofesi sebagai pengendara ojek daring di Jakarta Pusat dan sekitarnya.
Menggandeng Muslimah Fatahillah Community, ‘Bantuan Bagi Ratusan Muslimah Ojek Daring’ memberikan dukungan sosial dan ruang pembinaan keagamaan, selain menyerahkan bantuan dalam bentuk materi.
Perwakilan Dompet Dhuafa bidang Kerja Sama Masjid, Irgan Tito, menjelaskan bahwa kedua belah pihak sepakat menunjukkan rasa kepedulian dengan mengajak muslimah pengendara ojek daring membangun spiritualitas. Tujuannya agar penerima manfaat tidak hanya berjuang di lapangan sebagai pencari nafkah, tetapi juga agar mereka memiliki keimanan yang kuat berkat kajian yang digelar.
“Semoga kajian dan seluruh rangkaian acaranya bermanfaat, tidak hanya bermanfaat secara materi namun juga bermanfaat secara spiritual,” ujar Irgan, dikutip pada Kamis (20/8/2026).
Irgan menjelaskan, bantuan yang dibagikan di Masjid Fatahillah Blok B, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat berasal dari zakat.
Bantuan yang diberikan untuk pertama kalinya di lokasi itu, meliputi paket sembako senilai Rp 200-300 ribu berbentuk beras, sarden, tepung, hingga telor. Pada saat yang sama, Muslimah Fatahillah Community melengkapi bantuan dengan membagikan mukenah serta gamis kepada 101 muslimah pengendara ojek daring.
Baca Juga
Sebagai komunitas yang fokus pada bidang dakwah dan sosial, Founder sekaligus Pembina Muslimah Fatahillah Community, Aisyah Rupindah turut menegaskan pihaknya rutin mengadakan kajian agama setiap bulan di masjid tersebut.
Untuk pengalaman pertama kalinya bekerja sama dengan Dompet Dhuafa, Aisyah pun mengaku puas dengan hasil kolaborasi yang telah berjalan.
“Kami dari Muslimah Fatahillah Community merasa cukup senang, puas karena Dompet Dhuafa kooperatif, komitmen, dan insyaAllah amanah,” ujarnya.
Koordinator Manajer Area Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Bekasi Dompet Dhuafa Muhammad Fakhri Aliy menginformasikan, 80% dari 101 muslimah pengendara ojek yang menerima bantuan merupakan tulang punggung keluarga. Dia menambahkan, sebagian besar penerima manfaat memiliki anak yang masih sekolah, bahkan ada yang menafkahi cucu yang sudah yatim.
“Kami assessment dulu data-data calon penerima manfaat dari ketua paguyuban driver ojol perempuan. Rata-rata memang mereka pejuang keluarga, tadi ada yang sampai kakinya sudah patah, masih mengojek pakai tongkat,” jelas Fakhri.
Sementara itu, seorang penerima bantuan, pengendara Grabbike bernama Vanessa berharap, bantuan Dompet Dhuafa dapat dijalankan berkesinambungan, alias tidak hanya digelar satu kali saja.
“Karena memang kami sebagai orang tua tunggal yang berjuang di aspal itu merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini,” ujar Vanessa pada Rabu (19/8/2026).
Di sisi lain, pengendara Go-Ride bernama Ipit mengaku bersyukur karena untuk pertama kalinya mendapatkan alat ibadah hingga gamis dan sembako dari Dompet Dhuafa yang bekerja sama dengan Muslimah Fatahillah Community.
“Ini sangat-sangat bermanfaat. Jadi hari ini kami nggak kerja full sehari tetapi ada penggantinya, sudah terpenuhi kebutuhan kami dalam bentuk sembako sampai alat ibadah. Mayoritas ojol penerima ini merupakan orang tua tunggal jadi pemberian seperti ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan keluarga,” pungkasnya.

