41 Tahun Melayani, Manulife Perkuat Pemberdayaan Masyarakat
Poin Penting
|
BOGOR, Investortrust.id - PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, melanjutkan program Adopt Village di Kampung Cigaok Tengah, Bogor, Jawa Barat, bertepatan dengan peringatan 41 tahun perjalanan perusahaan melayani masyarakat Indonesia. Program yang berjalan sejak 2025 itu telah memperluas akses air bersih bagi 3.000 warga sekaligus menghadirkan edukasi kesehatan dan literasi keuangan.
“Peningkatan kualitas hidup masyarakat membutuhkan pendekatan yang berkelanjutan dan melibatkan komunitas secara aktif. Melalui Manulife Indonesia Adopt Village, kami tidak hanya mendukung penyediaan akses air bersih dan sanitasi, tetapi juga membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan untuk merawat fasilitas tersebut, menerapkan kebiasaan hidup yang lebih sehat, serta memastikan manfaat program dapat berkelanjutan dalam jangka panjang,” kata Direktur Manulife Indonesia Apriliani Siregar dalam keterangannya dikutip Rabu (19/8/2026). .
Baca Juga
Program Adopt Village merupakan inisiatif investasi komunitas jangka panjang Manulife Indonesia yang dirancang untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan yang melibatkan warga secara aktif. Program tersebut tidak hanya berfokus pada penyediaan fasilitas air bersih dan sanitasi, tetapi mendorong masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk menjaga fasilitas serta menerapkan kebiasaan hidup yang lebih sehat.
Sebanyak 41 relawan yang terdiri atas karyawan dan perwakilan tenaga pemasar turut terlibat dalam kegiatan di Kampung Cigaok Tengah. Para relawan menggelar pemeriksaan kesehatan dasar, edukasi kesehatan dan finansial, serta kegiatan edukatif bagi anak-anak.
Data Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization) melalui World Bank Open Data menunjukkan sekitar 30% penduduk Indonesia pada 2024 telah menggunakan layanan air minum yang dikelola secara aman. UNICEF Indonesia juga mencatat hanya 30,45% rumah tangga yang memiliki akses terhadap air minum aman, sedangkan akses terhadap sanitasi aman baru mencapai 10,30%.
Kondisi tersebut membuat kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, organisasi sosial, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi penting untuk memperluas akses terhadap air bersih dan sanitasi yang aman.
Untuk itu, Manulife Indonesia menggandeng sejumlah pemangku kepentingan dalam menjalankan program Adopt Village di Kampung Cigaok. Kolaborasi tersebut melibatkan Dompet Dhuafa Social Enterprise, Rumah Sakit Mayapada Bogor, Pemerintah Desa Wargajaya, tokoh masyarakat, komunitas setempat, mitra strategis, serta warga Kampung Cigaok.
Program Adopt Village di Kampung Cigaok telah berjalan sejak Desember 2025. Selain memperluas akses air bersih dan sanitasi, program tersebut mulai mendorong keterlibatan warga dalam menjaga dan mengembangkan fasilitas yang telah tersedia.
Baca Juga
Investasi untuk Bumi, Cara Manulife Aset Manajemen Rayakan Tiga Dekade di Indonesia
Apriliani mengatakan keterlibatan warga menjadi bagian penting dari keberlanjutan program karena pembangunan fasilitas saja belum cukup untuk menciptakan dampak jangka panjang.
“Perkembangan ini menunjukkan bahwa dampak program tidak berhenti pada pembangunan fasilitas. Ketika masyarakat ikut memiliki, mengembangkan, dan menjaga manfaatnya, di situlah kemandirian komunitas mulai terbentuk,” ujar Apriliani.

