BSI (BRIS) Perkuat Ekonomi Masyarakat di Aceh Tamiang
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai upaya untuk mendorong pemulihan wilayah pesisir dan memperkuat ekonomi masyarakat di Aceh Tamiang, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI (BRIS) melakukan penanaman 15.000 pohon mangrove seluas 5 hektar.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengungkapkan, melalui inisiatif berbasis blue carbon, pihaknya mendukung pemulihan wilayah pesisir Aceh pascabencana. Program ini diharapkan bisa memperkuat kawasan pesisir dari risiko abrasi dan bencana sekaligus menjaga ekosistem yang menjadi bagian penting dalam kehidupan dan mata pencaharian masyarakat.
“Pemulihan bukan hanya tentang mengembalikan apa yang pernah ada, tapi juga menanam harapan untuk masa depan. Melalui penanaman mangrove ini, kami ingin ikut menjaga pesisir Aceh Tamiang sekaligus mendukung masyarakat agar dapat kembali membangun kehidupan dan perekonomiannya,” ujarnya, dalam keterangan pers, Rabu (19/8/2026).
Anggoro memperkirakan, program tersebut bisa memberdayakan lebih dari 1.300 masyarakat serta memiliki potensi penyerapan karbon tahunan lebih dari 28.500 tCO₂e.
Selain menanam mangrove, para relawan juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pelestarian lingkungan dan pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berkelanjutan.
Baca Juga
Penanaman mangrove dan sosialisasi UMKM ini merupakan bagian dari hari ketiga Relawan Bakti BUMN (RBB) 2026 di Aceh Tamiang yang berlangsung pada 16-19 Agustus 2026. Program itu, menyasar masyarakat terdampak bencana, pelajar dan tenaga pendidik, pesantren dan lembaga keagamaan, serta komunitas peduli lingkungan.
Dalam pelaksanaan RBB di Aceh Tamiang, BSI tak hanya hadir sebagai relawan, tapi juga turut menjadi bagian dari penanggung jawab rangkaian kegiatan. Sebanyak 15 peserta terlibat dalam kegiatan penanaman mangrove, terdiri dari 10 peserta perwakilan BUMN dan lima digital rangers BSI.
Baca Juga
Rampungkan Migrasi Core Banking, BSI (BRIS) Klaim Dorong Efisiensi Operasional hingga 80%

