Apitu Dukung Aksi Berkelanjutan dalam Sistem Pendingin Udara
JAKARTA, investortrust.id – Asosiasi Praktisi Pendingin dan Tata Udara Indonesia (Apitu) DPD Jawa Timur menyelenggarakan seminar bertajuk “Best Practice Efisiensi Tata Udara Untuk Masa Depan Berkelanjutan” bertempat di Gedung Teater A, Kampus ITS Sukolilo, Surabaya.
Acara ini menjadi momentum penguatan kolaborasi industri dalam menekan emisi karbon melalui praktik tata udara yang bertanggung jawab.
Mewakili rektor ITS, acara dibuka oleh Direktur Inovasi dan Kawasan Sains Teknologi ITS, Dr. Ir. Endroyono, DEA. Beliau mengungkapkan dukungan terhadap inovasi-inovasi teknologi yang mendukung praktik berkelanjutan dan pentingnya kolaborasi antara pelaku industri dan akademisi.
Seminar ini menyoroti tiga pilar utama dalam modernisasi sistem tata udara: optimalisasi kapasitas beban pendinginan untuk penghematan energi, penerapan IoT (Internet of Things) untuk pemantauan AC yang lebih presisi dan pencegahan emisi refrigeran (atau sering disebut freon) ke atmosfer yang dipandu oleh Recoolit Bumi Lestari (Recoolit).
Recoolit adalah perusahaan lingkungan yang berfokus pada pencegahan emisi dari refrigerant yang memberikan solusi yang praktis dan juga secara konsisten melakukan capacity building mengenai bahaya refrigerant terhadap Bumi.
Untuk Recoolit, ditegaskan oleh Erik Cahyanta, Senior Business Development Manager, teknisi adalah garda terdepan dalam program mitigasi perubahan iklim ini.
“Hal ini merupakan tanggung jawab profesi, sebagai praktisi-praktisi tata udara. Ternyata, dalam profesi kami, ada sebuah tindakan nyata yang berkontribusi terhadap program perlindungan lingkungan,” katanya. Pendapat serupa ditegaskan oleh Ihat Rustandi, Ketua DPD Apitu Jawa Timur.
Secara makro, kolaborasi antara Recoolit dan Apitu yang sudah berjalan lebih dari dua tahun menunjukkan konsistensi kedua organisasi dalam mendukung dekarbonisasi nasional serta menjadi kontribusi nyata industri properti yang berkelanjutan di masa depan.

