Okupansi RedDoorz Naik 64% Saat Lebaran 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Platform akomodasi RedDoorz mencatat lonjakan okupansi sebesar 64% secara tahunan (YoY) selama periode mudik dan pasca Lebaran 2026. Kenaikan ini mencerminkan kuatnya permintaan akomodasi domestik di tengah tingginya mobilitas masyarakat.
Lonjakan juga terlihat dari volume penjualan kamar yang menembus lebih dari 255 ribu unit. Angka tersebut melonjak 109% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Director of Demand RedDoorz Vibhor Atal mengatakan permintaan tertinggi terjadi pada 23-25 Maret 2026. Dalam periode itu, penjualan kamar harian bahkan menembus lebih dari 23 ribu.
“Momentum Lebaran tahun ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap akomodasi domestik masih sangat kuat, bahkan berlanjut setelah periode puncak libur,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (7/4/2026).
Kota-kota seperti Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Medan, dan Bogor menjadi kontributor utama permintaan. Destinasi leisure seperti Yogyakarta dan Bandung mendominasi, menandakan tren wisata rekreasi masih jadi pilihan utama.
Baca Juga
RedDoorz Gandeng Kemenekraf dan Baznas Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatra
Di sisi lain, RedDoorz juga menangkap perubahan perilaku wisatawan yang mulai memperpanjang masa tinggal. Mudik kini berkembang menjadi perjalanan multi-kota atau liburan singkat bersama keluarga.
Selain itu, pola pemesanan menunjukkan mayoritas wisatawan melakukan booking 3-4 hari sebelum check-in. Hal ini mencerminkan kombinasi antara perencanaan perjalanan dan fleksibilitas konsumen.
“Perubahan perilaku ini menunjukkan bahwa perjalanan domestik kini tidak hanya berpusat pada momen Lebaran, tetapi juga berkembang menjadi pengalaman liburan yang lebih panjang,” jelas Vibhor.
Ke depan, RedDoorz memproyeksikan permintaan tetap tinggi dalam beberapa pekan setelah Lebaran. Tren ini menjadi peluang bagi perusahaan untuk memperluas jaringan properti dan memperkuat layanan di pasar domestik.

