Pemerintah Targetkan 800 Hunian Vertikal di Bantaran Rel Rampung 15 Juni 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Ara) menargetkan pembangunan 800 unit hunian vertikal untuk relokasi warga bantaran rel kereta api di kawasan Senen dan Tanah Abang rampung pada 15 Juni 2026.
Demikian disampaikannya seusai rapat koordinasi terbatas (rakortas) bersama Kepala BP BUMN Dony Oskaria, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Bobby Rasyidin, dan Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) M Rizal Pahlevi di Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2026).
Baca Juga
Astra, Boy Thohir, dan Lawrence Barki Renovasi 80 Rumah di Kawasan Kumuh Menteng
Menteri Ara menyebut, pembangunan memanfaatkan lahan milik PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) sekitar 300 unit dan lahan PT Kereta Api Indonesia (Persero) sekitar 500 unit.
“Jadi, besok siang sudah mulai pembangunan di sana, dan selesainya tanggal 15 Juni (2026),” ungkap dia.
Ia menambahkan, pemerintah juga membuka kolaborasi dengan sektor swasta melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibiolity CSR) pada lahan milik PT KAI. “PT KAI akan menentukan titik-titik lahan yang dapat dibangun melalui dukungan CSR,” tutur Ara.
Sementara itu, Kepala BP BUMN yang juga Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria menyatakan dukungan melalui optimalisasi aset BUMN. “Aset-aset BUMN yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal, seperti lahan milik Angkasa Pura, dapat kita dorong untuk dimanfaatkan bagi relokasi masyarakat di bantaran rel,” ujar dia.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyebut backlog kepemilikan rumah di DKI Jakarta mencapai 40,59%, dengan Jakarta Pusat sebesar 55,83% atau sekitar 146.729 rumah tangga. “DKI Jakarta, khususnya Jakarta Pusat, memiliki backlog kepemilikan hunian yang tinggi. Intervensi di wilayah ini menjadi sangat strategis,” beber dia.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat bersama Dirut PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin dan sejumlah menteri terkait rencana membangun hunian layak di bantaran rel seusai dirinya meninjau kawasan pinggir rel kereta di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2026).
Baca Juga
Menteri Ara Targetkan Penataan 152 Rumah Kumuh Menteng Rampung 15 Juni 2026
Sekretaris Kabinet (Seskab), Letkol Inf Teddy Indra Wijaya menjelaskan, Prabowo langsung menghubungi jajaran terkait untuk mempercepat penanganan tersebut. Menurutnya, para menteri segera menindaklanjuti hasil rapat itu.
"Presiden Prabowo langsung memerintahkan Menteri Perumahan melalui telepon karena sedang di Toba (diwakili sekjen menteri), Menteri Pekerjaan Umum, Dirut Perumnas dan KAI serta beberapa pejabat terkait untuk membangun rumah hunian warga di pinggir rel kereta api," kata Teddy beberapa waktu lalu.

