Mensesneg Minta Danantara Percepat ‘Groundbreaking’ Proyek Hilirisasi dan ‘Waste to Energy’
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi meminta Danantara Indonesia mempercepat proses peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek hilirisasi dan pengelolaan sampah menjadi energi listrik (waste to energy). Mensesneg menargetkan groundbreaking pada April 2026 ini.
Hal itu disampaikan Prasetyo Hadi usai melakukan kunjungan dan rapat terbatas di Kantor Danantara Indonesia, Rabu (1/4/2026). Selain Pras, turut hadir antara lain Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto.
Baca Juga
Danantara Buka Pendaftaran Mitra Domestik dan Global Proyek Sampah Jadi Energi
Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan, pemerintah sedang fokus menyelesaikan persiapan administrasi dan teknis agar proyek-proyek tersebut berjalan sesuai jadwal. Sebelumnya, pemerintah melakukan groundbreaking pada enam proyek serupa.
Terkait proyek waste to energy, Pras mengungkapkan, awalnya terdapat rencana pengembangan di 33 titik lokasi. Namun, setelah dilakukan penyesuaian dan evaluasi teknis di lapangan, terjadi penggabungan di beberapa titik lokasi.
"Ternyata dalam proses di lapangan ada penggabungan di beberapa tempat sehingga menjadi kurang lebih 29 titik," ujar dia.
Baca Juga
Pras menegaskan harapannya agar seluruh proyek, baik di sektor hilirisasi maupun Waste to Energy, dapat segera masuk ke tahap konstruksi dalam waktu dekat. Koordinasi lintas kementerian dan lembaga terus diperkuat untuk memastikan tidak ada kendala berarti di lapangan.
"Jadi kita berharap dua-duanya, baik Waste to Energy maupun yang hilirisasi, di bulan April ini semua bisa segera di-groundbreaking," kata dia.

