Indonesia-Korsel Sepakati Kerja Sama Digital, AI hingga Keamanan Data
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah Indonesia dan Republik Korea menyepakati kerja sama strategis di bidang digital. Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan layanan publik, keamanan data, dan pengembangan talenta kecerdasan buatan (AI).
Kesepakatan ditandai melalui penandatanganan memorandum antara Kementerian Komunikasi dan Digital dan Kementerian Sains dan TIK Korea Selatan. Penandatanganan berlangsung di Seoul, Rabu (1/4/2026).
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Viada Hafid menegaskan kerja sama ini diarahkan untuk dampak langsung ke masyarakat.
“Masyarakat akan merasakan koneksi internet yang lebih stabil untuk sekolah, layanan kesehatan, dan kegiatan usaha,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Kerja sama ini mencakup pengembangan teknologi komunikasi generasi berikutnya. Peningkatan kualitas jaringan menjadi prioritas utama dalam mendukung aktivitas digital nasional.
Di sisi perlindungan publik, kolaborasi mencakup penguatan keamanan data dan pengawasan ruang digital. Langkah ini ditujukan untuk meminimalkan risiko kebocoran dan penyalahgunaan informasi.
Baca Juga
Pesan Meutya Hafid ke Orang Tua: Tunda Akses Medsos Anak hingga 16 Tahun
“Kami ingin masyarakat merasakan langsung hasilnya. Internet harus lebih stabil, data pribadi harus lebih aman, dan layanan publik lebih mudah diakses,” sambung Meutya.
Pengembangan kecerdasan artifisial juga menjadi fokus utama dalam kerja sama ini. Pemanfaatan AI diarahkan untuk sektor pendidikan, kesehatan, dan pangan.
Di sektor ekonomi, kerja sama membuka peluang bagi startup dan pelaku usaha digital. Penguatan ekosistem dilakukan melalui kolaborasi dengan sektor swasta dan dukungan inovasi.
Pengembangan sumber daya manusia dilakukan melalui program pelatihan, beasiswa, dan pertukaran tenaga ahli. Pemerintah menargetkan peningkatan jumlah talenta

