Danantara Indonesia Gandeng Qatar Garap Proyek Strategis di Labuan Bajo
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) atau Danantara Indonesia resmi mengumumkan rencana investasi besar di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat sektor pariwisata nasional sekaligus memacu roda perekonomian di wilayah Indonesia Timur.
Dalam proyek pengembangan fasilitas baru dari awal (greenfield) ini, Danantara Indonesia akan berkolaborasi dengan investor yang sudah ada, yakni Qatar Investment Authority (QIA). Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah jangka panjang serta mendukung prioritas pembangunan pemerintah.
Berdasarkan keterangan yang dirilis oleh Danantara dikutip Rabu (1/4/2026), Labuan Bajo dipilih karena peran strategisnya sebagai pintu gerbang menuju Taman Nasional Komodo dan Flores, yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Investasi ini dirancang untuk memberikan dampak ekonomi yang nyata melalui beberapa jalur, seperti penciptaan lapangan kerja, peningkatan kunjungan, hingga mendukung sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, menyatakan bahwa inisiatif ini adalah bukti nyata dari pendekatan investasi yang disiplin.
"Kami sangat senang mengumumkan investasi ini dan menantikan kerja sama erat dengan QIA untuk meningkatkan potensi jangka panjang Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur," ujar Pandu dalam keterangan resminya, Selasa (31/3/2026). Ia menambahkan bahwa proyek ini akan menjadi landasan bagi rangkaian investasi lebih luas di masa depan.

