Pertamina EP Zona 4 Genjot Produksi dari 51 Sumur Lewat 'Workover'
Poin Penting
|
PRABUMULIH, Investortrust.id – PT Pertamina EP Zona 4 meningkatkan produksi minyak dari 51 sumur eksisting melalui kegiatan workover pada Senin (30/3/2026) di Prabumulih, Sumatra Selatan, sebagai langkah menjaga produksi berkelanjutan di tengah penurunan alamiah sumur serta memperkuat ketahanan energi nasional.
PT Pertamina EP (PEP), anak usaha hulu migas dari PT Pertamina (Persero), menjalankan strategi tersebut melalui intervensi teknis pada sumur lama guna memulihkan dan meningkatkan kinerja produksi.
General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto mengatakan kegiatan ini menjadi respons atas tantangan penurunan produksi secara alamiah yang terjadi di sumur-sumur tua.
Baca Juga
Pasar Teluk Terbelah Dampak Perang Iran, Harga Minyak dan Geopolitik Jadi Penentu Arah Investasi
"Workover merupakan langkah strategis PEP Zona 4 dalam menghadapi tantangan penurunan produksi secara alamiah. Dengan pendekatan terukur, kami mampu memulihkan kinerja sumur eksisting sehingga tetap memberikan kontribusi optimal terhadap produksi," kata Djudjuwanto dikutip Senin (30/3/2026).
Workover merupakan proses kerja ulang sumur, yakni serangkaian kegiatan teknis untuk memperbaiki atau meningkatkan performa sumur minyak dan gas yang sudah ada. Proses ini mencakup penutupan zona produksi yang sudah menurun dan membuka zona baru di kedalaman berbeda dalam sumur yang sama.
Hasil implementasi workover menunjukkan kinerja positif. Sepanjang 2025, kegiatan ini mencatatkan tambahan produksi sebesar 432 barel minyak per hari atau barrel oil per day (BOPD).
Intervensi tersebut juga berhasil mengaktifkan kembali sejumlah sumur yang sebelumnya tidak berproduksi, seperti BNG-056, KRG-028, GNK-60, dan KRG-23. Sumur-sumur tersebut sebelumnya berstatus suspend dan idle, yakni kondisi ketika sumur dihentikan sementara atau tidak aktif berproduksi.
Baca Juga
Djudjuwanto menegaskan perusahaan akan melanjutkan program workover sebagai bagian dari strategi menjaga produksi jangka panjang. "PEP Zona 4 akan terus melakukan kegiatan workover untuk memastikan sumur-sumur eksisting tetap dapat berproduksi optimal dan berkontribusi terhadap ketahanan energi nasional," ucapnya.
Langkah ini menegaskan peran optimalisasi aset eksisting sebagai solusi cepat dan efisien untuk menjaga tingkat produksi migas nasional di tengah keterbatasan penemuan cadangan baru.

