Penjualan Tiket KA Lebaran 2026 Hampir 80%, Ini Rinciannya
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT Kereta Api Indonesia (Persero) alias KAI mencatat penjualan tiket Angkutan Lebaran (Angleb) 2026 mencapai 3.596.042 tiket atau 79,9% dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menyatakan, peningkatan penjualan menunjukkan tren perjalanan mudik dengan kereta api terus menguat.
“Tren perjalanan mudik dengan kereta api terus menguat sejak pertengahan Maret. Hal ini terlihat dari penjualan tiket yang meningkat secara bertahap, khususnya pada layanan kereta api jarak jauh yang menjadi pilihan masyarakat untuk perjalanan antarkota,” kata Anne dalam keterangannya, Kamis (19/3/2026).
Pada layanan kereta api jarak jauh, penjualan tiket tercatat mencapai 3.219.131 tiket atau 90,1% dari total 3.571.760 tempat duduk. Sementara itu, tiket yang masih tersedia sebanyak 352.629 tempat duduk.
Adapun pada layanan kereta api lokal, penjualan tiket mencapai 376.911 tiket atau 40,7% dari total 926.936 tempat duduk yang disediakan, dengan sisa kapasitas 550.025 tempat duduk.
Baca Juga
PLN Siagakan 439 SPKLU di Jalur Mudik Jatim-Bali pada Lebaran 2026
Selama periode 11–18 Maret 2026, layanan kereta api jarak jauh telah melayani 1.331.217 pelanggan. Volume penumpang tercatat meningkat dari hari ke hari, dengan puncak sementara terjadi pada 18 Maret 2026 sebanyak 205.824 pelanggan dalam satu hari.
Rincian volume pelanggan kereta api jarak jauh pada periode tersebut antara lain 101.617 pelanggan pada 11 Maret, 126.208 pelanggan pada 12 Maret, 165.675 pelanggan pada 13 Maret, 185.873 pelanggan pada 14 Maret, 180.836 pelanggan pada 15 Maret, 173.753 pelanggan pada 16 Maret, 191.413 pelanggan pada 17 Maret, dan 205.824 pelanggan pada 18 Maret.
Untuk 19 Maret 2026, hingga pagi hari tercatat sebanyak 181.624 pelanggan dijadwalkan bepergian dengan tingkat okupansi sementara mencapai 111,1%.
Anne menjelaskan, tingkat okupansi di atas 100% dimungkinkan dalam operasional kereta api jarak jauh karena adanya pola perjalanan dinamis. “Dalam satu perjalanan kereta api jarak jauh, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi yang berbeda. Skema ini memungkinkan jumlah pelanggan yang dilayani lebih besar dibandingkan jumlah kursi yang tersedia dalam satu lintas perjalanan,” jelasnya.
Dia menambahkan, masyarakat masih memiliki peluang untuk mendapatkan tiket pada periode Angkutan Lebaran tahun ini. “Dengan kapasitas yang masih tersedia, KAI mengajak masyarakat segera merencanakan perjalanan Lebaran dengan baik agar mudik berlangsung lebih nyaman, lancar, dan menyenangkan bersama kereta api,” tutur Anne.
Baca Juga
Mudik Pakai Mobil Listrik Tak Perlu Khawatir, 1.681 SPKLU Tersedia di 994 Lokasi
Sejumlah kereta api dengan permintaan tinggi selama periode Angkutan Lebaran 2026 antara lain KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Rajabasa, dan KA Jayakarta.
Dia menyampaikan, masih terdapat sisa kuota tiket perjalanan kereta api yang dapat dimanfaatkan masyarakat, termasuk melalui pilihan relasi alternatif, jadwal keberangkatan berbeda, serta skema perjalanan lanjutan.
“Dengan kapasitas yang masih tersedia, KAI mengajak masyarakat segera merencanakan perjalanan Lebaran dengan baik agar mudik berlangsung lebih nyaman, lancar, dan menyenangkan bersama kereta api,” tutup Anne.

