Menhub Minta Jalan Rusak di Jalur Mudik Selesai Diperbaiki H-10 Lebaran
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi meminta perbaikan jalan rusak di jalur mudik, khususnya yang dilalui kendaraan roda dua, rampung paling lambat H-10 Lebaran 1447 Hijriah/2026. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terkait perbaikan infrastruktur menjelang periode mudik tahun ini.
"Kita minta supaya jalan-jalan yang nanti akan dilalui pemudik kendaraan roda dua dapat diperbaiki dan dari PU menjanjikan bahwa paling lambat itu H-10 sudah selesai," kata Dudy kepada awak media di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Baca Juga
Jasa Marga Berlakukan ‘Contraflow’ di Tol Japek Arah Cikampek di Hari Natal 2025
Dudy menambahkan, pemerintah pusat juga melibatkan pemerintah daerah (pemda) dalam pembahasan perbaikan infrastruktur. Namun, ia memahami adanya keterbatasan anggaran di tingkat daerah.
"Kita juga harus memahami kondisi anggaran dari pemda, itu sebabnya kita membicarakan tidak hanya pemda tapi juga dengan Kementerian PU, kira-kira mana yang menjadi skala prioritas, khususnya yang berkaitan dengan pelaksanaan angkutan Lebaran nanti," ucap Menhub.
Dudy memastikan, pihaknya telah menyiapkan berbagai strategi untuk memastikan aktivitas mudik pada Lebaran 2026 berjalan dengan lancar.
Beberapa strategi, di antaranya rekomendasi penerapan flexible working arrangement (FWA) atau workfromanywhere (WFA) beberapa hari sebelum dan setelah libur bersama, penambahan layanan pelabuhan penyeberangan Jawa-Sumatra, serta penyiapan restarea dengan berkoordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) untuk pemanfaatan masjid sebagai tempat istirahat pemudik.
Baca Juga
Jasa Marga Berlakukan ‘Contraflow’ di Tol Japek Arah Cikampek di Hari Natal 2025
Selain itu, pemerintah menyiapkan program diskon tiket transportasi kereta api, kapal laut, dan pesawat, serta diskon tarif tol yang akan berlaku pada Lebaran 2026.
Dikatakan Dudy, Kemenhub beserta jajaran BUMN juga akan menyelenggarakan program mudik gratis sebagai upaya mengurangi beban masyarakat, sekaligus menekan penggunaan kendaraan pribadi selama periode Angkutan Lebaran (Angleb) 2026/1447 H.

