Astra Harus Menjadi ‘Pohon yang Rindang’ bagi Masyarakat
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Direktur PT Astra International Tbk (ASII), Djony Bunarto Tjondro menegaskan, Astra tidak hanya dituntut mencapai pertumbuhan bisnis yang baik dan berkelanjutan, tapi juga menjalankan usaha secara taat hukum, etika, dan norma. Lebih dari itu, Astra harus menjadi pohon yang rindang bagi masyarakat.
“Astra sudah hampir tujuh dekade menganut filosofi Catur Dharma. Tidak hanya harus mencapai pertumbuhan yang baik dan berkelanjutan, serta menjalankan usaha dengan taat hukum, etika, dan norma, Astra juga harus dapat menjadi pohon yang rindang bagi masyarakat sekitarnya,” kata Djony Bunarto Tjondro dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama tokoh dan pimpinan media massa di Jakarta, Selasa (24/2/2026) malam.
Acara itu antara lain dihadiri Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria, Ketua Dewan Pers Prof Komaruddin Hidayat, Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Akhmad Munir, Ketua Forum Pemred Rento Pinasti, Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Nany Afrida, dan mantan Dubes RI untuk Singapura Suryopratomo.
Catur Dharma adalah warisan nilai-nilai dan prinsip yang dipegang teguh sang pendiri perusahaan, William Soeryadjaya. Filosofi ini kemudian menjadi dasar budaya perusahaan dan living values (nilai-nilai kehidupan) karyawan Astra yang bertahan hingga sekarang.
Baca Juga
Rayakan HUT Ke-69, Astra Bersiap Menuju Tonggak 70 Tahun Membangun Negeri
Keempat nilai dalam Catur Dharma Astra yaitu ‘Menjadi Milik yang Bermanfaat bagi Bangsa dan Negara’, ‘Memberikan Pelayanan Terbaik kepada Pelanggan’, ‘Menghargai Individu dan Membina Kerja Sama’, serta ‘Senantiasa Berusaha Mencapai yang Terbaik’.
Djony Bunarto Tjondro mengaku sangat senang bisa kembali bertukar cerita dengan para tokoh pers dan wartawan senior. Apalagi mereka jarang sekali bertemu. “Kita bisa bercanda-canda, kita tertawa bersama. Saya kira ini merupakan refleksi kedekatan Grup Astra dengan insan pers. Kebersamaan malam ini menjadi bukti bahwa perjalanan panjang Astra selalu dilalui bersama,” ujar dia.
Djony Tjondro menuturkan, Astra baru saja menggelar perayaan ulang tahun ke-69 pada 20 Februari lalu. Selama hampir tujuh dekade, perusahaan yang didirikan pada 20 Februari 1957 itu telah berhasil melalui berbagai dinamika, perubahan, dan tantangan.
Baca Juga
PT Astra International Tbk Masuk Daftar TIME Asia Pacific’s Best Companies 2026
“Dukungan dari Bapak dan Ibu menjadi teman perjalanan kami dalam melewati berbagai dinamika, perubahan, dan tantangan. Saya kira ini bukan sesuatu yang normatif, kita dapat merasakannya bersama-sama. Selama perjalanannya, Astra berpedoman untuk menjadi perusahaan yang bermanfaat bagi bangsa dan negara,” tegas dia.
Djony Tjondro mengakui, perjalanan Astra selama 69 tahun tidak lepas dari dukungan insan media. Media massa turut membantu Astra dalam melalui berbagai dinamika, perubahan, dan tantangan. “Untuk itu, pada kesempatan malam hari ini, di Bulan Suci Ramadan, saya menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kerja sama dan kepercayaan yang terus terjaga hingga hari ini,” kata dia.

