Gubernur Malut Syerly Tjoanda Gandeng PNM Majukan UMKM di Daerah
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Upaya memperkuat peran perempuan dalam ekonomi daerah terus diperkuat Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui kolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Hal ini tercermin dalam kunjungan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, ke Menara PNM, Jakarta belum lama ini.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Sherly membahas penguatan program pemberdayaan perempuan di Maluku Utara, salah satunya melalui Program PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) yang selama ini menyasar perempuan prasejahtera pengusaha ultra mikro.
Gubernur Maluku Utara juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan sejumlah nasabah PNM Mekaar yang telah mendapatkan pendampingan usaha. Para nasabah tersebut menjalankan beragam usaha, mulai dari kuliner, batik, hingga produksi makanan ringan.
Dalam dialog bersama nasabah, Gubernur Sherly menyoroti pentingnya kedisiplinan dan kebersamaan sebagai kunci keberhasilan perempuan dalam membangun usaha. Ia juga menggali pengalaman para nasabah sebagai inspirasi bagi perempuan di Maluku Utara yang tengah merintis usaha.
Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary mengatakan, komitmen PNM dalam memperluas akses pemberdayaan perempuan hingga ke wilayah timur Indonesia.
Baca Juga
“Kami terus berkomitmen memperkuat pemberdayaan perempuan di desa-desa. Di Maluku Utara, saat ini PNM tengah mengembangkan beberapa unit layanan untuk menjangkau dan melayani ibu-ibu agar dapat tumbuh dan berdaya secara ekonomi,” ujar Dodot dalam keterangannya, Kamis (29/1/2026).
Pengalaman berdialog dengan Gubernur Sherly dirasakan oleh salah satu nasabah PNM Mekaar Cabang Depok bernama Wiwin Winarti. Dalam acara tersebut, ia tak menyangka mendapat kesempatan berdialog langsung dan membahas mengenai berbagai macam hal untuk memajukan ekonomi, khususnya di keluarganya.
“Benar-benar tidak menyangka bisa bertemu langsung dengan Ibu Gubernur. Melalui pendampingan PNM, kami juga diajari cara mengelola sampah di rumah. Sekarang jadi tahu mana sampah yang bisa dipilah dan dimanfaatkan, bahkan bisa bernilai. Lumayan sekali, bisa membantu ekonomi keluarga,” tutur Wiwin.
Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan PNM diharapkan dapat memperluas dampak program pemberdayaan perempuan, sekaligus mendorong tumbuhnya usaha ultra mikro yang berkelanjutan sebagai penggerak ekonomi keluarga dan daerah.

