Kepemilikan China Jadi Sorotan, Trump Batalkan Transaksi Chip Era Biden
Poin Penting
|
WASHINGTON, investortrust.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan pembatalan transaksi penjualan teknologi chip komputer senilai US$ 2,9 juta yang disepakati pada era pemerintahan Presiden Joe Biden. Langkah tersebut diambil setelah muncul kekhawatiran bahwa kepemilikan teknologi strategis itu berpotensi dikendalikan oleh pihak yang terkait dengan China dan dinilai mengancam keamanan nasional AS.
Perintah eksekutif yang dikeluarkan Trump pada Jumat (waktu setempat) mewajibkan perusahaan pembeli, HieFo Corp., untuk melepas kepemilikan teknologi tersebut dalam waktu 180 hari. Gedung Putih menyebut terdapat “bukti yang kredibel” bahwa pemilik saat ini merupakan warga negara Republik Rakyat China.
Dilansir dari AP News, Minggu (4/1/2025), transaksi yang dibatalkan itu terjadi pada Mei 2024, saat Emcore Corp. (perusahaan spesialis teknologi dirgantara dan pertahanan) menjual bisnis chip komputer serta fasilitas fabrikasi wafer kepada HieFo Corp. Nilai kesepakatan mencapai US$ 2,92 juta, termasuk pengalihan sekitar US$ 1 juta kewajiban perusahaan.
Kesepakatan tersebut sempat luput dari perhatian publik ketika diumumkan. Namun, pemerintahan Trump menilai kepemilikan asing atas teknologi chip dan manufaktur semikonduktor memiliki sensitivitas tinggi, terutama di tengah persaingan teknologi dan geopolitik antara AS dan China.
Baca Juga
AS Tunda Tarif Baru Chip China Sampai 2027 Demi Stabilitas Dagang
Belakangan diketahui bahwa HieFo Corp. didirikan oleh Dr. Genzao Zhang dan Harry Moore. Berdasarkan keterangan pers setelah transaksi rampung, pengelolaan teknologi yang diakuisisi dari Emcore tetap dijalankan oleh sebagian besar tim lama yang berbasis di Alhambra, California.
Genzao Zhang, yang sebelumnya menjabat wakil presiden teknik di Emcore sebelum menjadi CEO HieFo, sempat menyatakan komitmennya untuk mengembangkan teknologi yang inovatif dan disruptif. Teknologi tersebut dirancang untuk berbagai keperluan, termasuk aplikasi kecerdasan buatan.
Baca Juga
Nvidia Bakal Kirim Chip AI H200 ke China, Tinggal Tunggu 'Lampu Hijau' Beijing
HieFo belum memberikan tanggapan resmi terkait perintah divestasi dari Trump. Tidak ada pernyataan langsung yang menjelaskan posisi perusahaan maupun langkah lanjutan yang akan diambil.
Sementara itu, Emcore Corp. yang semula merupakan perusahaan terbuka telah diambil alih oleh perusahaan investasi Charlesbank Capital Partners dan berubah menjadi perusahaan tertutup pada tahun lalu.

