Nataru 2025/2026, Arus Keluar Jakarta Diproyeksi 2,9 Juta Kendaraan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkirakan sekitar 2,9 juta kendaraan akan keluar dari Jakarta selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU, Wilan Oktavian menyampaikan, jumlah tersebut meningkat 12,2% dibandingkan kondisi lalu lintas normal.
Baca Juga
“Berdasarkan survei pergerakan orang dari Kementerian Perhubungan, khusus di jalan tol, puncak arus keluar dari Jakarta diperkirakan mencapai 2,9 juta kendaraan,” papar Wilan dalam media briefing di Auditorium Kementerian PU, Jakarta Selatan Kamis (18/12/2025).
Meski mengalami kenaikan dibanding hari normal, Wilan menyebut pertumbuhan volume kendaraan pada Nataru 2025/2026 relatif lebih landai dibandingkan periode sebelumnya. Ia mencatat, angka 2,9 juta kendaraan tersebut hanya meningkat 0,9% dibandingkan realisasi arus keluar Jakarta pada Nataru 2024/2025.
Sementara itu, untuk arus balik yang diperkirakan berlangsung pada Januari 2026, BPJT memproyeksikan volumenya mencapai sekitar 2,8 juta kendaraan. Jumlah tersebut naik 12,3% dibandingkan lalu lintas normal dan meningkat 1,9% dibandingkan arus balik Nataru tahun lalu. “Untuk arus balik di Januari, angkanya kurang lebih sama, total 2,8 juta kendaraan atau naik 12,3% dari kondisi normal,” ucap Wilan.
Baca Juga
Wilan menambahkan, periode Nataru menjadi kesempatan bagi pengelola jalan tol dan kepolisian untuk mengevaluasi kesiapan infrastruktur serta pengelolaan lalu lintas sebelum menghadapi arus mudik Lebaran. “Nataru ini masih menjadi tahap persiapan sebelum mudik Lebaran,” pungkasnya.

