Ini Tantangan dan Strategi Kanky Bersaing di Pasar Sepatu Lokal
JAKARTA, investortrust.id - Founder Kanky, Alfonsus Ivan mengungkapkan sejumlah tantangan serta strateginya untuk memasarkan produknya di tengah gempuran produk-produk lokal yang kini tengah menjamur, terutama pada fashion, yakni sepatu.
Alfon menyebutkan bahwa terdapat 3 hal yang menjadi tantangan Kanky di sektor industri fashion ini. Pertama adalah harus melahirkan inovasi-inovasi, efisiensi serta juga efektivitas.
"Saya rasa sih tantangannya inovasi, lalu kedua pasti efisiensi, karena dengan inovasi yang bagus, kita juga harus bisa jual dengan harga affordable, yang ketiga juga efektivitas," ucapnya saat konferensi pers di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (29/2/2024).
Baca Juga
Pamer Sepatu, Kaca Mata, hingga Jam Buatan Lokal, Wamendag Jerry: Saya Pakai Setiap Hari!
"Lalu pastinya juga kita harus lakukan branding atau marketing itu supaya orang lebih aware, lebih ngerti. Dengan metode itu, itu memang harus dijalankan," tambah Alfon.
Untuk produknya sendiri, Alfon ingin sepatu dengan brand lokal ini sepenuhnya diproduksi dan dijual untuk masyarakat di dalam negeri, serta diperkenalkan di luar negeri. Sehingga ia menginginkan bahan-bahannya juga berasal dari lokal.
"Kita memang kepingin brand lokal ini dikerjakan di lokal, bahan lokal, dijual di lokal dan dikenalkan ke luar negeri. Itu juga menjadi salah satu tantangan. Banyak pabrik lokal yang sebetulnya bahan di Indonesia ada, tapi mereka belum berani," terangnya.
Baca Juga
Penjualan Kanky di Shopee Meroket 110%, Sepatu Mana yang Paling Laku?
"Kita juga pengen Kanky ini, terutama untuk sneaker, kita ingin semaksimal mungkin kita lakukan bahan lokal, dan dijual di lokal supaya efektivitas dan efisiensinya dan inovasinya terus bergerak," tandas Alfon.

