Kemenhub: Layanan BTS Angkutan Perkotaan Fokus 5 Kota di 2026 dengan Anggaran Rp 82 M
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan program buy the service (BTS) angkutan perkotaan tetap berlanjut pada tahun anggaran (TA) 2026 dengan alokasi Rp 82,67 miliar.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Irjen Pol (Purn) Aan Suhanan menyampaikan, layanan tersebut diprioritaskan di lima kota, yaitu Banyumas, Manado, Balikpapan, Bekasi, dan Depok.
“Layanan perkotaan BTS di lima kota (anggaran TA 2026) sebesar Rp 82,67 miliar,” kata Aan dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR, dipantau melalui YouTube TV Parlemen pada Rabu (10/9/2025).
Aan menjelaskan, Ditjen Perhubungan Darat memperoleh pagu anggaran Rp 4,88 triliun atau 52,71% dari kebutuhan Rp 9,26 triliun. Alokasi anggaran, meliputi belanja pegawai Rp 820,92 miliar, belanja modal Rp 360,82 miliar, dan belanja barang Rp 3,70 triliun.
Dikatakan Aan, tambahan anggaran sebesar Rp 556,15 miliar akan digunakan untuk layanan keperintisan angkutan jalan, angkutan penyeberangan, angkutan barang, angkutan kawasan strategis nasional, serta operasional perkantoran.
Program BTS Kemenhub dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan alokasi anggaran. Pada 2025, anggaran turun menjadi Rp 177,49 miliar dari Rp 437,89 miliar pada 2024. Penurunan juga terjadi pada 2023 dengan pagu Rp 582,98 miliar dan realisasi Rp 573,36 miliar, dari sebelumnya Rp 552,91 miliar pada 2022, Rp 312,25 miliar pada 2021, serta Rp 51,83 miliar pada 2020.
Sepanjang 2024, lanjut Aan, program BTS berjalan di 11 kota dengan 46 koridor dan menyerap anggaran Rp 429,79 miliar. Pada 2025, layanan direncanakan berada di enam kota lama dengan 12 koridor serta dua kota baru, dengan penentuan koridor menunggu kajian lebih lanjut.

