Bagikan

Penjualan Apartemen Terus Tertekan, Pengembang Tawarkan Skema Ini

 

Poin Penting

Penjualan apartemen merosot drastis dari 20.000 unit/tahun (2013–2014) menjadi hanya 150 unit hingga Juni 2025.
Pengembang tawarkan skema penjualan unblock satu gedung untuk dialihfungsikan jadi service apartment atau hotel.
Skema unblock disertai diskon besar 20–30% dari harga ritel untuk menarik minat pembeli.
JAKARTA, investortrust.id – JLL Indonesia mencatat penurunan penjualan apartemen yang berlangsung sejak 2015 dan semakin tajam pada masa pandemi Covid-19. 
 
 
Head of Research JLL Indonesia, Yunus Karim mengatakan, pada 2013–2014 penjualan apartemen dapat mencapai 20.000 unit per tahun, namun merosot menjadi sekitar 1.000 unit pada 2020.
 
 
"Hingga akhir Juni 2025, penjualan baru tercapai 150 unit," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (13/8/2025).
 
Head of Research JLL Indonesia, Yunus Karim saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Rabu (13/8/2025). Foto: investortrust/Rizqi Putra Satria  
 
Pada kesempatan yang sama, Senior Director Capital Markets JLL Indonesia, Herully Suherman menuturkan, rendahnya permintaan membuat sejumlah pengembang menawarkan penjualan apartemen secara unblock atau satu gedung sekaligus. 
 
 
"Strategi ini dilakukan agar gedung dapat dialihfungsikan menjadi service apartment atau hotel," terangnya. 
 
 
Herully menyampaikan, skema unblock biasanya disertai potongan harga lebih besar dibandingkan pembelian per unit, dengan kisaran diskon mencapai 20–30% dari harga ritel. 
 
 
"Pada saat unblock tentu diskonnya cukup lebih besar dari biasa, tergantung dari portfolio dari developer-nya, keadaan financial, tapi paling tidak (diskon) bisa sampai 20-30% daripada harga retail," pungkas Herully.
 
 
 
 
 
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024