Teken MoU, Indonesia Bakal Permudah Belanda Investasi di Pertanian
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah Indonesia dan Belanda resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama di bidang pertanian berkelanjutan, hortikultura, teknologi greenhouse, hingga peningkatan kapasitas generasi muda petani.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar ini mengungkapkan, sejumlah perusahaan Belanda sebelumnya telah berminat untuk berinvestasi di sektor pertanian Indonesia, meskipun sempat menghadapi beberapa kendala.
Melalui MoU ini, Wamentan Sudaryono menyebutkan, pemerintah Indonesia berkomitmen untuk memberikan kemudahan dan kepastian bagi mitra asing yang membawa manfaat nyata bagi petani dan masyarakat.
“Kami ingin segera merealisasikan kerja sama ini. Kementerian Pertanian Indonesia sangat antusias. Apalagi, Belanda memiliki reputasi sebagai pengekspor pertanian terbesar kedua di dunia, meskipun (luas) negara kecil. Itu luar biasa dan menjadi inspirasi bagi kami,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Rabu (18/6/2025).
Wamentan Sudaryono menekankan pentingnya transfer pengetahuan di bidang hortikultura, teknologi greenhouse, benih unggul, dan sistem irigasi modern. Hal ini dilakukan untuk terus menjaga momentum peningkatan sektor pertanian di Indonesia.
Dirinya juga menyampaikan capaian peningkatan produksi pertanian nasional, dimana produksi padi nasional yang naik sebesar 52,45% pada Triwulan I 2025 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, serta jagung yang juga meningkat sekitar 39,02% pada periode yang sama.
“Selanjutnya, fokus kami adalah pengembangan hortikultura. Belanda memiliki keunggulan teknologi dan pengalaman. Kami juga ingin generasi muda Indonesia aktif terlibat dalam sektor ini, terutama melalui pemanfaatan teknologi greenhouse,” paparnya.
Sementara itu, Wamen Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Belanda, Guido Landheer, menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat dari pemerintah Indonesia. Ia menyebut kunjungan ini sebagai bukti hubungan erat dan historis antara kedua negara.
Ia menegaskan bahwa misi delegasi Belanda adalah untuk berbagi pengetahuan dan bekerja sama dalam meningkatkan ketahanan pangan di Indonesia.
“Mereka semua hadir untuk berbagi pengetahuan, sekaligus bekerja sama dengan petani dan pemerintah Indonesia untuk melangkah lebih jauh dalam misi ketahanan pangan,” ungkap Guido.

