Harga Emas Tembus US$ 3.390 dan Perak Cetak Rekor dalam 13 Tahun karena Perang Israel-Iran
CHICAGO, Investortrust.id - Harga emas naik pada Selasa (17/6/2205) karena dolar menguat mengimbangi permintaan safe haven yang didorong ketegangan Iran-Isarel. Sementara harga perak melonjak ke level tertinggi dalam 13 tahun.
Harga emas di pasar spot naik 0,2% menjadi US$ 3.390,29 per ons pada Selasa pukul 14.18 EDT atau Rabu (18/6/2025) pukul 01.18 WIB. Harga emas berjangka AS turun sekitar 0,3% menjadi US$ 3.408,70.
Baca Juga
Badai Emas Pegadaian 2025: Transaksi Digital Bisa Bawa Pulang Emas 1 Kg dan Paket Haji
Adapun Indeks dolar AS naik sekitar 0,8%.
“Harga mengalami sedikit konsolidasi saat ini sambil kita menunggu keputusan The Fed dan mengamati perkembangan konflik Timur Tengah,” kata analis di Kitco Metals Jim Wyckoff dilansir CNBC.
Presiden AS Donald Trump menginginkan “akhir yang sesungguhnya” pertikaian nuklir dengan Iran. Trump mengindikasikan akan mengirim pejabat senior Amerika untuk bertemu dengan Republik Islam tersebut saat perang udara Israel-Iran berkecamuk memasuki hari kelima.
Di sisi lain, Federal Reserve akan mengumumkan keputusan kebijakannya pada Rabu, diikuti konferensi pers Ketua The Fed Jerome Powell.
Bank sentral AS diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya pada kisaran 4,25%-4,50%, yang telah berlaku sejak Desember 2024. Lingkungan suku bunga rendah dan ketidakpastian geopolitik cenderung meningkatkan daya tarik emas.
Bank-bank sentral di seluruh dunia memperkirakan kepemilikan emas mereka sebagai proporsi cadangan akan meningkat selama 5 tahun ke depan, sebuah survei World Gold Council menunjukkan.
Baca Juga
Emas Antam Anjlok Rp 18.000, Ini 3 Faktor yang Bikin Harga Terjun Bebas
Sedanggkan data menunjukkan bahwa penjualan ritel AS turun lebih besar dari yang diharapkan pada Mei, tetapi belanja konsumen tetap didukung pertumbuhan upah yang solid.
Haga perak naik 2% menjadi US$ 37,08 per ons setelah sempat mencapai level tertinggi harian sejak Februari 2012 atau 13 tahun terakhir. Citi dalam sebuah catatan mengatakan perak bisa naik hingga US$ 40 selama 6 hingga 12 bulan ke depan.
Sementara Platinum naik 1,6% menjadi US$ 1.264,08 dan paladium naik 1,7% menjadi US$ 1.046,96.

