Anindya Bakrie Ungkap ICEF-IPFE 2025 Bisa Turut Berdayakan Dunia Usaha Nasional dan Daerah
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie menghadiri acara Grand Launching Indonesia Catalogue Expo & Forum (ICEF) dan Indonesia Procurement Forum & Expo (IPFE) di Gedung LKPP RI, Jakarta, Jumat (25/4/2025). Ajang Catalogue Expo & Forum (ICEF) dan Indonesia Procurement Forum & Expo (IPFE) dipastikan akan berdayakan dunia usaha nasional hingga daerah.
Grand Launching ICEF-IPFE merupakan kolaborasi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) bersama Kadin Indonesia, dan Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI).
Mengusung tema, "Peluang Menjadi Vendor Pemerintah Melalui e-Katalog Versi 6", acara ini menjadi forum strategis untuk menjembatani pelaku usaha dengan sistem pengadaan pemerintah yang terus bertransformasi secara digital.
Dalam sambutannya, Anindya mengapresiasi dari grand launching ICEF-IPFE 2025. Menurut Anindya, ini merupakan ide yang luar biasa, terlebih sekarang diperkuat dengan IAPI.
Dikatakan Anindya, Kadin sebagai naungan dunia usaha dan juga tentunya mitra strategis pemerintah di dalam bisnis, ICEF-IPFE 2025 merupakan sesuatu yang sangat strategis dan relevan, yang mana sekaligus dapat turut memberdayakan masyarakat di dunia usaha nasional dan juga di daerah.
"(e-Katalog) benar-benar canggih secara digital, dapat membuat lebih cepat, lebih nyaman, lebih baik, dan menghilangkan segala macam pengurangan yang kurang baik. Tapi juga bisa membuat kesempatan, dan ini yang beliau selalu tekankan. Kalau Pak Kukrit (Ketua ICEF-IPFE Kukrit Suryo Wicaksono sampaikan), pemberdayaan daerah ini justru bisa maju, pengusaha-pengusaha nasional bisa tumbuh," jelas Anindya.
Baca Juga
E-Katalog Versi 6.0 Resmi Diluncurkan, Telkom Dukung Pemerintahan Bersih, Efektif, dan Terpercaya
Lebih lanjut, Anindya menyebut, tugas Kadin Indonesia pada dasarnya hanya ada dua. Pertama, menjadi mitra strategis pemerintah yang baik, mendukung program-program pemerintah, lalu memberikan masukan, dan lain-lain.
"Tapi juga yang kedua, menjadi wadah yang baik bagi anggotanya. Anggota Kadin itu adalah Kadin Provinsi, dan Kabupaten Kota, dan juga asosiasi," ungkap Anindya.
Sementara itu, Kepala LKPP Hendrar Prihadi mengatakan, koloborasi ini bertujuan agar bisa membuat sebuah ruang menunjukkan beberapa produk jasa yang sering dibutuhkan oleh pemerintah untuk bisa dibuat expo. Menurut Hendrar, hal ini sekaligus menjadi peluang, terutama untuk industri dalam negeri.
"Karena dengan demikian akan bisa dilihat produk-produk yang berkualitas yang dari produk dalam negeri, dan pasarnya jelas, karena setiap tahun ini rata-rata belanja pemerintah sudah mencapai Rp 1.200 triliun," jelas Hendrar.
Di sisi lain, Hendrar membeberkan bahwa dalam acara ini nantinya peserta akan memperoleh preview ekslusif program ICEF-IPFE 2025 yang akan diselenggarakan pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, serta mengikuti sesi pemilihan booth bagi calon peserta pameran.
"Kolaborasi ICEF dan IPEF ini diposisikan sebagai platform pengadaan nasiobal terintegrasi yang mendorong inovasi, kolaborasi, dan keberlanjutan, sekaligus mempercepat penggunaan produk dalam negeri serta pemberdayaan UMKM melalui ekosistem e-katalog terbaru," tutur Hendrar.

