Kementerian ATR Inisiasi Kajian Tata Ruang Penjara Perkotaan Jadi Kawasan Hunian
TANGERANG, investortrust.id - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan mengkaji sesegera mungkin terkait tata ruang penjara atau lembaga pemasyarakatan (lapas) yang akan dijadikan kawasan hunian guna mendukung program 3 juta rumah Presiden Prabowo Subianto.
Direktur Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan (PTPP) Kementerian ATR/BPN Embun Sari menyatakan, pihaknya akan mengkaji tata ruang penjara perkotaan dan dipastikan dapat selesai pada tahun ini.
Baca Juga
Menteri Ara: Lahan Penjara di Perkotaan Bakal Disulap Jadi Kawasan Perumahan Baru
“Sangat dimungkinkan kajian itu, tahun ini bisa kalau sudah perintah bapak presiden. Kalau kebutuhan prioritas ya kita tinggal revisi tata ruangnya saja. Berdasarkan kajian itu sudah sangat memungkinkan ya akan berjalan segera,” katanya kepada investortrust.id di ICE BSD, Tangerang Selatan, Kamis (24/4/2025).
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) sebelumnya mengatakan, lapas di perkotaan akan dijadikan kawasan perumahan. “Pak Prabowo sudah telepon saya, ‘Ara, kita pindahkan penjara-penjara di daerah strategis buat rumah. Kita pindahkan penjara keluar kota, biar dibesuknya susah,’ begitu,” ungkap Ara pada acara "Halalbihalal Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi)" di Jakarta Pusat pada Senin (21/4/2025) malam.
Ara menambahkan, dirinya bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto akan menetapkan kawasan hunian di beberapa titik penjara yang dialihfungsikan tersebut.
Baca Juga
Prabowo Bakal Bangun Penjara Khusus Koruptor di Pulau Terpencil: Kalau Keluar Ketemu Hiu
“Mulainya kapan? Tentu kita akan inventarisir, saya sudah berkomunikasi dengan Pak Agus (Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan). Kita akan bertemu segera untuk menetapkan, dan kita akan siapkan segera dengan pengembang-pengembang,” tutur Ara.
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan, pemerintah berencana membangun penjara kokoh di tempat terpencil, seperti di pulau. “Saya nanti juga akan sisihkan dana untuk bikin penjara yang sangat kokoh, di tempat terpencil, supaya mereka tidak bisa keluar malam hari. Kita cari pulau jadi kalau mereka mau keluar biar ketemu hiu,” kata Prabowo saat memberikan sambutan pengumuman perubahan kebijakan penyaluran tunjangan guru ASN daerah, di kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis (13/3/2025) lalu.

