Perumahan Subsidi Bekasi Sulit Diakses, Pengembang Minta Akses Transportasi dari Pemerintah
JAKARTA, investortrust.id – PT Bangun Famili Sejahtera, salah satu pengembang rumah bersubsidi di Bekasi, meminta pemerintah mendukung aksesibilitas transportasi menuju klaster Griya Family di Kota Bekasi, Jawa Barat.
Demikian disampaikan Direktur Utama PT Bangun Famili Sejahtera, Hari Purnomo dalam acara "Stakeholder Holding bersama Ekosistem Perumahan" di Menara Mandiri I, Jakarta, Kamis (17/4/2025).
“Di sana itu kelemahannya transportasi, Pak. Jadi transportasi itu seolah-olah terlihat jauh dari Jakarta,” kata Hari kepada Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Ara) Kamis (17/4/2025).
Baca Juga
BP Tapera: 147.265 Rumah Subsidi Telah Disalurkan di Era Presiden Prabowo
Meski demikian, Hari mengaku, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akan bertemu dengan pihaknya dalam waktu dekat untuk membahas terkait hal itu. “Mereka (Transjakarta) baru mau coba minggu depan ketemu dengan kita mendukung untuk transportasinya,” ujarnya.
Jika dukungan tersebut bisa diberikan, Hari optimistis bisa membangun 3.000 unit rumah subsidi lagi dalam tempo sesingkat-singkatnya.
Baca Juga
Kementerian PKP Bakal Sosialisasi Rumah Subsidi TKI di Hong Kong hingga Malaysia
“Sudah ada 600 unit yang siap kita bangun, terus kita juga ada sekitar 600 unit yang lahannya sudah kita persiapkan, dan kita punya juga tanah sekitar 30 sampai 40 hektare yang sudah kita bebaskan. Jadi, kalau ada dukungan (pemerintah) bisa lebih dari 3.000 (rumah dibangun),” jelas Hari.
Ihwal itu, Menteri Maruarar (Ara) menginstruksikan Direktur Jenderal Perumahaan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati dan Komisioner Badan Pengelola Tabungan Rakyat (BP Tapera) Heru Pudyo Nugroho untuk segera menindaklanjuti persoalan tersebut ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta guna mendukung akses transportasi umum menuju klaster Griya Family.
“Kalau sudah ada begini langsung cepat saja ya (ditindaklanjuti). Kita ingin mendorong yang bagus-bagus supaya lebih banyak lagi (pengembang) membangun (perumahan) tahun ini, supaya rumah subsidi bagi rakyat makin berkualitas,” pungkas Ara.

